Peringati Hari Air Sedunia, UKDW Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Restorasi Mata Air di Sungai Winongo

Peringati Hari Air Sedunia, UKDW ajak mahasiswa dan masyarakat restorasi mata Air di Sungai Winongo.

Peringati Hari Air Sedunia, UKDW Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Restorasi Mata Air di Sungai Winongo
Dok Humas UKDW
Mahasiswa UKDW bekerjasama dengan beberapa pihak melakukan aksi bersih Sungai Winongo, Sabtu (24/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menggandeng Ground Water Working Group (GWWG) peringati Hari Air Sedunia 2018 dengan penyelamatan mata air di aliran Sungai Winongo, Yogyakarta, Sabtu (24/3/2018).

Mereka melakukan Aksi Bersih Sungai Winongo, juga dengan mengajak mahasiswa UGM, masyarakat, komunitas pemerhati sungai, Pemerintah DI Yogyakarta dan pihak swasta.

Aksi yang bertema “Sinergi Dan Kolaborasi Aksi Konservasi Untuk Keberlanjutan Sumberdaya Air” tersebut memprioritaskan tiga mata air yang hilang tertimbun sampah di Sungai Winongo yang melewati Kota Yogyakarta.

Adapun aksi Bersih Sungai Winongo ini telah dimulai sejak 2016 dan gerakan yang saat itu diinisiasi oleh GWWG telah berhasil merevitalisasi mata air dengan membangun perpipaan yang dibutuhkan masyarakat.

Baca: Sanggar Tari Retno Aji Mataram Tampilkan Rancak Tari Baris Klinting

Pada tahun 2017, tercatat mata air yang sudah di revitalisasi tersebut telah memberikan manfaat kepada 300 KK penggunanya.

Ketua Panitia kegiatan ini, Drs. Djoko Rahardjo, mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi dan workshop tentang air dan puncaknya adalah aksi bersih sungai dan penyelamatan tiga mata air yang tertutup sampah di sepanjang Sungai Winongo.

Sedangkan pelibatan mahasiswa dari UKDW dan UGM menjadi bentuk pembelajaran implementasi pengetahuan akademis sekaligus pengabdian masyarakat.

"Kami ingin membangkitkan kembali kesadaran masyarakat, khususnya warga Yogyakarta tentang pentingnya menjaga sungai dengan mengurangi membuang sampah ke sungai, menjaga dari longsor dan sedimentasi," jelasnya.

Tahun ini sinergi dan kolaborasi yang ada telah melibatkan lebih banyak pihak.

Ketua GWWG, Heru Hendrayana menyampaikan apresiasinya kepada semua peserta yang terlibat.

Dibeberkannya, selain dari perhotelan, dan Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA), kegiatan ini juga didukung oleh Global Water Partnership South East Asia di mana Danone Indonesia aktif berkontribusi di sana.

"Harapannya kedepan akan semakin banyak pihak yang turut berpartisipasi, karena konservasi air di Yogyakarta adalah tanggung jawab kita semua," ucapnya. (tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved