Kurangi Kerja Lembur, Korea Selatan Akan Matikan Komputer di Jam Sama

Pegawai negeri di sana juga bekerja 1000 jam selama setahun, lebih banyak dibanding negara lain.

Kurangi Kerja Lembur, Korea Selatan Akan Matikan Komputer di Jam Sama
businessnewsdaily.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Metropolitan, Seoul, Korea Selatan menerapkan sebuah kebijakan baru untuk membatasi jam lembur para karyawan. 

Pada tanggal 30 Maret 2018, semua komputer di kota tersebut akan dimatikan pada pukul 20.00 waktu setempat. 

Dilansir BBC seperti TribunJogja.com kutip dari Asian Correspondent, kebijakan itu merupakan upaya pemerintah, untuk menciptakan keseimbangan antara kerja dan kehidupan masyarakatnya. 

Berdasarkan hasil survei, karyawan di Korea Selatan bekerja lebih banyak daripada di negara-negara lain. 

Pegawai negeri di sana juga bekerja 1000 jam selama setahun, lebih banyak dibanding negara lain. 

Kebijakan itu akan dilakukan secara bertahap. 

Yang pertama pada 30 Maret, komputer akan dimatikan pada pukul 8 malam di hari Jumat. 

Pada bulan April, karyawan harus mematikan peralatannya pada pukul 19.30, di hari Jumat kedua dan keempat.

Fase terakhir dimulai pada bulan Mei, di mana setiap komputer harus dimatikan pada pukul 19.00 setiap hari Jumat.

Bagi beberapa orang, kebijakan itu mungkin terdengar menyenangkan.

Namun ternyata, tidak demikian bagi karyawan di Korea Selatan, yang memiliki etos kerja tinggi seperti Jepang. 

70 persen orang yang bekerja di kantor pemerintahan justru meminta agar dibebaskan dari kebijakan itu. 

Namun kebijakan ini akan tetap diberlakukan, untuk menyeimbangkan kehidupan masyarakatnya.

Meskipun jam kerja lama dianggap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat, tetapi masalah sosial di negara itu juga meningkat, seperti tingkat kelahiran rendah dan meningkatnya bunuh diri. (*) 
 

Penulis: say
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved