Bersama Wartawan Ekonomi, Bank Indonesia DIY Perkuat Komunikasi Efektif

Bersama wartawan ekonomi, Bank Indonesia DIY perkuat komunikasi efektif dengan menggelar menggelar acara capacity building .

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Budi Hanoto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY di sela acara capacitu building bersama wartawan ekonomi DIY di Hotel Alila, Solo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai langkah melakukan komunikasi kebijakan yang efektif, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY baru saja menggelar acara capacity building bersama wartawan Ekonomi DIY di Solo Jawa Tengah.

Berlokasi di Hotel Alila Solo Jawa Tengah, Capacity Building digelar selama dua hari dari 24-24 Maret 2018.

Mengusung tema Pengembangan Kompetensi Jurnalistik Untuk Mendukung Efektivitas Transmisi Kebijakan Bank Indonesia, acara ini bertujuan untuk menguatkan upaya untuk Bank Indonesia dalam mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan agar mampu diterima oleh masyarakat luas lebih efektif.

"Upaya komunikasi ini selain dilakukan untuk mentransmisikan kebijakan Bank Indonesia, juga dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas, serta meningkatkan pemahaman (edukasi) publik terhadap kebijakan Bank Indonesia," Jelas Budi Hanoto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY disela acara capacity building bersama wartawan ekonomi DIY yang diselenggarakan di Solo.

Selain itu, capacity building mengajak para wartawan ekonomi untuk berkunjung ke klaster binaan Bank Indonesia yang merupakan langkah strategis Bank Indonesia mengendalikan Inflasi daerah.

Dalam acara tersebut, Bank Indonesia juga memberikan beberapa materi mengenai teknik pemberitaan berita ekonomi dan bisnis yang mampu membangun kapasitas kemampuan para wartawan lokal DIY.

"Komunikasi yang lancar, efektif, dan efisien akan mendukung transmisi kebijakan dan pelaksanaan tugas BI supaya diterima dengan baik oleh para pemangku kepentingan/stakeholders (pemerintah daerah, industri, pelaku usaha, dan masyarakat) secara cepat dan tepat," ujarnya. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved