Gunakan Trotoar, UPT Trans Jogja Anggap Haltenya Tidak Salahi Aturan

Gunakan trotoar, UPT Trans Jogja menganggap haltenya tidak menyalahi aturan

Gunakan Trotoar, UPT Trans Jogja Anggap Haltenya Tidak Salahi Aturan
Facebook Ombudsman RI DIY
Foto yang diunggah oleh akun facebook Ombudsman RI Perwakilan DI.Yogyakarta ini memperlihatkan fasilitas publik untuk difabel yang tidak tepat, Senin (23/10/2017). Terlihat jalan untuk masuk ke Halte KHA Dahlan 1, Jl. KHA Dahlan, Kota Yogyakarta terhalangi pembatas pohon pada bahu jalan. 

TRIBUNJOGJA.COM - UPT Trans Jogja menjelaskan bahwa peletakan halte bus di bidang trotoar, sejatinya tidak melanggar aturan.

Terlebih, dalam konsep awal, meski halte dibangun di atas trotoar, di belakangnya tetap disediakan akses untuk pejalan kaki.

Kepala UPT Trans Jogja, Sumariyoto, mengatakan, hal tersebut sudah dijelaskan dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (UU LLAJ).

Dalam aturan itu, menurutnya, keberadaan halte di atas trotoar adalah legal, atau memang diperbolehkan.

"UU tentang jalan memang tidak mengatur fungsi trotoar, justru aturannya ada di UU LLAJ. Nah, di situ (UU LLAJ), diperbolehkan halte di atas trotoar dan memang harus di situ," katanya.

Sumariyoto menjelaskan, dalam membangun halte di atas trotoar, pihaknya pun tidak serta merta menutup ruang bagi pejalan kaki, mengingat akses tetap disediakan.

Namun, ia mengakui, dewasa ini, konsep awal yang telah disusun itu, terkendala oleh beberapa hal.

"Contohnya halte di SMP N 5 Yogyakarta, akses trotoar tertutup oleh banyaknya penumpang di sana. Kami sudah upayakan, supaya tetap ada akses bagi pejalan kaki di belakang halte," jelasnya. (tribunjogja).

Penulis: aka
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved