Breaking News:

Tunggu Rekomendasi LO DIY, Para Calon Jamaah Umrah Siap Laporkan Abu Tour ke Polda DIY

Para jamaah mengaku sudah menyiapkan beberapa alat bukti yang kuat untuk melaporkan Abu Tour ke ranah pidana.

Tribun Jogja/ Rizki Halim
Gelar kasus yang dilakukan oleh Lembaga Ombudsman DIY dengan mengundang calon jamaah, Kemenag, Polda DIY dan Abu Tour di gedung BPD DIY, Kamis (22/3/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para calon jamaah umrah biro Abu Tour yang terancam gagal berangkat menunaikan ibadah ke tanah suci, mengaku jika saat ini belum melakukan laporan kepada pihak kepolisian.

Hal tersebut dikarenakan mereka berupaya mencari jalan tengah untuk dapat memperjuangkan uang yang sudah mereka bayarkan dapat kembali sepenuhnya.

Para calon jamaah mengaku khawatir apabila nantinya melakukan laporan ke ranah pidana terkait dugaan wanprestasi yang dilakukan Abu Tour, uang mereka tidak akan kembali.

"Kami berkaca pada kasus First Travel, sebab jika masuk pada kasus hukum, uang kita kecil kemungkinan akan dapat kembali," terang perwakilan calon jamaah, Ihwan Jati Gunawan, Kamis (23/3/2018).

Usai melaporkan dugaan penyalahgunaan yang kemungkinan dilakukan oleh Abu Tour kepada Lembaga Ombudsman DIY (LO DIY), kini dirinya mengaku akan menunggu rekomendasi yang dikeluarkan LO DIY.

Para jamaah mengaku sudah menyiapkan beberapa alat bukti yang kuat untuk melaporkan Abu Tour ke ranah pidana.

"Kami akan menunggu rekomendasi dari Ombudsman, untuk melakukan langkah selanjutnya, apakah akan meneruskan melaporakan perkara ini ke Polda DIY, saat ini sudah ada 20 kuitansi pembayaran yang bisa kami laporkan sebagi alat bukti," tukas Ihwan. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved