Salahgunakan Lahan Milik KAI, Oknum Purnawirawan Polisi ini Dipolisikan

Pelaku yang merupakan purnawirawan polisi ini terbukti melakukan penyalahgunaan tanah milik KAI dan penipuan yang mengatasnamakan KAI.

Salahgunakan Lahan Milik KAI, Oknum Purnawirawan Polisi ini Dipolisikan
IST
Warga yang melintas plang yang dipasang secara ilegal di lahan milik PT KAI Daop 6 Yogyakarta di Kebonpolo, Kota Magelang, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - PT KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan tindak pidana penyalahgunaan sejumlah aset berupa tanah di wilayah Kota Magelang milik PT KAI dan penipuan yang mengatasnamakan KAI yang dilakukan oleh RMT (52) warga Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta ke Polda Jateng.

Pelaku yang merupakan purnawirawan polisi ini terbukti melakukan penyalahgunaan tanah milik KAI dan penipuan yang mengatasnamakan KAI.

Diantaranya, menerbitkan sertifikat tanah berupa surat kekancingan yang dibuatnya sendiri atas nama warga penghuni tanah.

Pelaku juga memasang plang di atas tanah milik PT KAI tanpa izin dan juga membangun kantor di tanah milik KAI.

Tanah yang dimaksud berada di Kelurahan Pucung, Muntilan; lahan di Kelurahan Temanggung; dan bidang tanah di Kelurahan Rejowinangun, Magelang Selatan.

Baca: PT KAI Siapkan 236.210 Seat per Hari untuk Angkutan Lebaran

"Pelaku menyewakan tanah milik KAI, memasang plang dan menggunakan tanah milik PT. KAI tanpa izin sebagai kantor pelaku," ujar Manajer Humas PT KAI Daopsl 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto di kantor PNA dan Aset PT. KAI Daop 6 Yogyakarta di Kota Magelang, Rabu (21/3/2018).

Modus pelaku sendiri adalah dengan menawarkan tanah atau aset itu dengan harga yang lebih murah dibanding harga ketentuan sewa PT. KAI.

Sementara PT KAI sendiri memiliki ketentuan harga sewa kepada masyarakat umum sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP), luasan tanah, dan pemanfaatannya.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved