Jabat Kalapas Baru, Gunarto Siap Meneruskan Program Kampung Asimilasi

Kalapas Cebongan yang dulu diemban Turyanto kini digantikan oleh Gunarto yang sebelumnya bertugas di Aceh.

Jabat Kalapas Baru, Gunarto Siap Meneruskan Program Kampung Asimilasi
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Suasana pisah sambut Kalapas di Lembaga Pemayarakatan Kelas II B Sleman, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Lembaga Pemayarakatan Kelas II B Sleman atau yang Lapas Cebongan kini memiliki Kepala Lapas (Kalapas) baru.

Kalapas Cebongan yang dulu diemban Turyanto kini digantikan oleh Gunarto yang sebelumnya bertugas di Aceh.

"Saya akan berusaha beradaptasi dan menerima kritis dan pasti menjalankan program beliau (Turyanto)," ujar Gunarto kepada awak media saat acara pisah sambut di Lapas Cebongan, Rabu (21/3/2018).

Gunarto menjelaskan anata Aceh dan Yogyakarta tentu ada perbedaan karakter.

Selain jumlah narapidana yang lebih banyak, di Aceh juga mayoritas narapidana merupakan bekas anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM)

"Perbedaan karakter, memang berbeda di Aceh seperti terakhir saya di Rutan Sigli itu (isinya) mantan-mantan GAM semua jadi cara memimpinnya berbeda," ujarnya.

"Kalau di Aceh pendekatannya lebih banyak ke islaminya," timpal pria kelahiran Purworejo tersebut.

Sementara itu, Turyanto yang akan bertugas di Klaten menjelaskan, satu dari beberapa program unggulan di Lapas Cebongan adalah Kampung Asilimasi.

Program tersebut pun diharapkan menjadi embrio lahirnya Lapas terbuka.

"Kampung Asilimasi kita programnya narapidana yang sudah memenuhi syarat setengah masa penahanan kita pekerjakan di situ," jelas Turyanto.

"Jadi mereka ada kegiatan pertanian, perikanan dan lain-lain, kita kerjasana dengan Bina Insan Berdikari. Nanti napi juga dapat gaji bisa tabung dan setor ke kas negara. Saat ini ada 3 kadang 4 napi karena asimilasi tidak semuanya kita proses," ujarnya.

Program Kampung Asimilasi tersebut bisa dikatakan baru pertama kali ada di DIY. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved