Dinpar Bantul Ingin Kajian Rinci Sistem Shelter Menuju Obyek Wisata Mangunan

Dinpar Bantul berharap adanya kajian lanjutan yang lebih rinci terkait rencana penerapan sistem shelter untuk kendaraan besar

Dinpar Bantul Ingin Kajian Rinci Sistem Shelter Menuju Obyek Wisata Mangunan
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Wisatawan memadati kawasan Hutan Pinus Mangunan, Selasa (26/12/2017). Hutan Pinus menjadi salah satu spot wisata favorit kawasan RPH Mangunan yang menawarkan taman bunga dan pohon pinus. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul berharap adanya kajian lanjutan yang lebih rinci terkait rencana penerapan sistem shelter untuk kendaraan besar yang akan menuju ke obyek wisata Mangunan.

Ini dilakukan demi tetap menjaga jumlah pengunjung.

Rencana sistem shelter ini dikeluarkan Pemkab Bantul beberapa waktu lalu.

Dengan sistem ini, bus kapasitas 50 tidak diperbolehkan naik ke Mangunan.

Gantinya, penumpang bus ke objek wisata dengan naik kendaraan shelter sementara bus diparkir di Terminal Imogiri.

Baca: Spot Wisata Lintang Sewu di Mangunan akan Dibenahi

Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo pada Rabu (21/3/2018) mengatakan jika pihak Dinpar sebenarnya mendukung penuh sistem ini.

"Kita dukung upaya Pemda untuk menjaga keamanan pengunjung, tapi perlu dipertimbangkan pula aspek lain," katanya.

Aspek lain yang dimaksud Kwintarto berupa efektifitas biaya.

Pasalnya, pengunjung kemungkinan akan ditarik tarif tambahan ketika naik kendaraan shelter.

Halaman
12
Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved