Jumlah Likes di Instagram Turun? Jangan Sedih, Ini yang Dilakukan Instagram
Instagram mulai mengubah algoritma dalam penyajian konten di lini masanya.
TRIBUNJOGJA.COM - Instagram mulai mengubah algoritma dalam penyajian konten di lini masanya.
Jika tahun lalu, kita masih bisa melihat feeds berdasarkan waktu post-nya.
Nah sejak itu sampai sekarang IG mengubah sistemnya.
Foto pertama yang kita lihat saat cek timeline bukan yang paling terbaru dipost temen kita melainkan yang menurut Instagram perlu kita lihat dan akan kita sukai.
Well, itu baru satu dari sekian banyak sistem algoritma.
Masih ada yang asik untuk kita ketahui nih.
1. Cek Ombak Dulu Ke 10% Followers
Jadi, saat pertama kali nge-post, kontenmu cuma dilihat sebagian followers saja.
Misalnya nih, kamu punya followers sejumlah 1.000.
Ketika kamu nge-post konten baru, konten kamu bakal terlihat di timeline 100 orang followers doang.
Jadi, jangan sedih dulu kalau yang likes fotomu cuma sedikit.
Ini bukan karena followers nggak suka, tapi karena Instagramnya cuma ngasih lihat ke sedikit orang.
2. Kalau 10% Followers Itu Banyak Yang Likes dan Komentar, Foto Disebar Lebih Luas
Saat pertama disebar ke 10% dari followers, algoritma Instagram bakal mengukur nih seberapa ramenya postinganmu.
Itu dilihat dari tingkat interaksi (engagement) yang terjadi.
Yang dimaksud interaksi adalah likes, komentar, share, save, atau DM dari posting tersebut yang dilakukan oleh followers.
Kalau postingmu ramai, algoritma Instagram akan menilai postinganmu sebagai postingan yang berkualitas, terus dia bakal menyebar ke followersmu yang lain di luar 10% tadi.
Selain itu, Instagram juga melacak seberapa cepat kamu dalam merespon komen.
Semakin cepat, semakin kontenmu dianggap berkualitas
3. Penggunaan IG Stories Memengaruhi IG Post
Kalau mau postinganmu dilihat lebih banyak orang, maka tipsnya adalah kamu mesti lebih sering interaksi dengan followers lewat IG Stories.
Jadi, semakin sering IG Stories-mu dilihat sama orang, maka algoritma Instagram akan menghadiahimu dengan bertambahnya orang yang ngeliat IG Post.
Tingkatkan interaksimu di IG Stories dengan bikin polling atau share tautan dengan fitur “Swipe up” bisa membantu juga tuh.
4. Hashtag yang Tepat dan Singkat Lebih Dihargai
Instagram sekarang lebih tertib sama pemuatan hashtag.
Instagram pengen hashtag bisa membantu pengguna untuk mencari gambar dari kategori tertentu.
Itulah mengapa mereka menambahkan fitur “Follow Hashtag”
Selain itu, Instagram juga menyisir hashtag yang ngasal dan nggak relevan.
Pun, pengguna bisa melaporkan kalau ngeliat suatu foto yang nggak sesuai dengan hashtag yang dipakainya.
5. Instagram Menampilkan Posts dari Orang yang Paling Kita Sering Berinteraksi Sama Kita
Pernah bertanya kenapa yang muncul di timeline adalah posting dia-dia mulu?
Itu adalah karena kamu sering banget like, kepoin, dan komentarin.
Algoritma Instagram mencatat semua jejakmu itu.
Semakin sering kamu berinteraksi dengan seorang followers, semakin sering posts dia muncul di Timelinemu.
6. Yang Muncul Di Explore Adalah yang Mungkin Kita Sukai
Untuk kamu yang ngerasa timeline dari orang-orang yang kamu ikuti kurang, fitur Explore menyuguhkanmu banyak banget konten.
Jangan kira konten yang ada di Explore itu dipilih asal saja.
Algoritma Instagram menampilkan konten yang mereka anggap kita akan menyukainya.
Dari mana algoritma tahu kesukaan kita?
Mereka mencatat konten yang kita likes¸lalu mengategorikannya.
Misal, kamu sering likes konten dari band, maka Algoritma akan mencatat kamu sebagai orang yang suka musik.
Terus, mereka juga melihat konten-konten yang disukai teman-teman kita.
Dari data itu algoritma menentukan jenis konten apa yang disajikan di kolom Explore.
Artikel ini telah tayang di Hai Online dengan judul Memahami Cara Kerja Algoritma Instagram Dalam Menampilkan Timeline. (*)