INSPIRASI

Grand Macho Terinspirasi dari Antrean Potong Rambut Madura

Nugroho mendirikan Grand Macho Barbershop tahun 2010 di Yogyakarta. Dia terinspirasi gerai potong rambut Madura

Grand Macho Terinspirasi dari Antrean Potong Rambut Madura
IST
Grand Macho Barbershop yang awal pendiriannya terinspirasi dari antrean di tempat potong rambut Madura di Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tampilan rambut yang rapi dan trendi tak hanya milik kaum hawa. Kini, kaum adam pun makin perhatian dengan penampilannya. Pergeseran gaya hidup dan kebutuhan para lelaki ini membuat bisnis pangkas rambut atau barbershop menggeliat.

Bisnis yang sempat berjaya era 80-an itu, kembali naik daun sejak delapan tahun belakangan. Nugroho Wahyu Widarto pun terjun ke bisnis ini setelah melihat luasnya pasar.

"Saya terinspirasi dari gerai potong rambut Madura dekat rumah yang sering antre panjang," kenang Nugroho.

Tanpa pikir panjang, Nugroho mendirikan gerai Grand Macho Barbershop tahun 2010 di Yogyakarta. Ia menggandeng temannya yang punya keahlian memangkas rambut.

"Skill memotong rambut saya serahkan ke rekan saya, sementara saya yang mengatur bagian manajemennya," terang pria asli Yogyakarta ini.

Nugroho Wahyu Widarto, pendiri Grand Macho Barbershop
Nugroho Wahyu Widarto, pendiri Grand Macho Barbershop (DOK. PRI)

Sama seperti gerai barbershop yang saat itu tengah berkembang, Grand Macho juga menawarkan jasa pangkas rambut dengan model kekinian dan tempat yang nyaman.

Selain itu, pelanggan bisa meminta tambahan pomade agar tatanan rambut makin apik. Tarif jasa potong rambut di Grand Macho Barbershop dibanderol berkisar antara Rp 15.000-Rp 25.000.

Dua tahun beroperasi, Nugroho pun mulai memikirkan pengembangan bisnis. Lantas, ia menawarkan kemitraan Grand Macho Barbershop.

"Selain itu, memang banyak permintaan dari teman dan kenalan untuk dibukakan barbershop juga. Jadi kenapa tidak saya garap serius juga kemitraannya," tuturnya. Paket kemitraan yang ditawarkan Grand Macho Barbershop ada dua, yakni paket Rp 50 juta dan paket Rp 70 juta.

Setelah lebih dari tujuh tahun, kini, Grand Macho Barbershop telah memiliki 70 gerai yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogya. Dari jumlah itu, Nugroho memiliki delapan gerai. Sisanya merupakan gerai mitra.

Halaman
1234
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved