Yogya Sepi Wisatawan Mancanegara

Dari tahun ke tahun jumlah kunjungan wisman ke Prawirotaman semakin turun.

Yogya Sepi Wisatawan Mancanegara
TRIBUNJOGJA.COM / Josef Leon
Kampung Prawirotaman 

Saat kondisi low season jumlah bule yang berkunjung ke tokonya bisa dihitung jari, bahkan dia menuturkan pernah satu harian tidak ada sama sekali wisman yang berkunjung.

Padahal pasar yang dituju merupakan wisman itu sendiri.

"Kadang ada juga satu dua yang datang, tapi ya itu cuman liat-liat doang," ujarnya saat ditemui Sabtu (17/3).

Selain Eni, seorang pengelola tour travel dan homestay 'Satu Dunia', Chika juga mengeluhkan hal yang sama.

Dia mengatakan bule lebih memilih sistem layanan daring yang mulai marak daripada langsung mendatangi agen tour travel yang di Prawirotaman.

"Sekarang kan semuanya udah ada di internet, mereka juga bisa membandingkan harga mana yang lebih murah," jelasnya

Alhasil akibatnya berdampak pada omzet yang diterima karena sepinya wisman yang berkunjung ditambah saingan dari pengelola tour travel daring.

"Kalau sekarang ya gali lubang tutup lubang. Waktu rame ya kita untung banyak, pas sepinya gini bahkan sampe minus," ucapnya.

Dia juga menambahkan, naiknya tiket masuk ke kawasan-kawasan wisata yang ada di Yogya juga menjadi satu dari beberapa faktor.

Wisman menjadi berpikir dua kali untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut.

"Bule biasanya lebih suka wisata Candi. Seperti Prambanan, Borodubur, dsb. Dulu untuk Wisman kan cuma Rp 125.000/ orang, sekarang naik jadi Rp 325.000/orang. Di situ kadang mereka milih wisata alternatif yang lain, yang lebih murah," akunya. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved