Pernah Jadi Korban Skimming? Silahkan Lapor Polda DIY

Polda DIY menghimbau agar setiap nasabah meningkatkan kewaspadaannya ketika menarik uang melalui mesin ATM.

Penulis: rid | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
AKBP Yuliyanto, Kabid Humas Polda DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus skimming ATM sebuah bank plat merah, dimana dua TKP yang menjadi sasaran pelaku melakukam aksinya berada di Bandung Jawa Barat dan DIY.

Berkenaan dengan adanya sebuah TKP skimming ATM di DIY, Kabid Humas Polda DIY, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yuliyanto mengungkapkan pihaknya belum mendapat laporan resmi dari orang yang menjadi korban skimming ATM di DIY.

Meski demikian ia mengakui bahwa ada informasi mengenai terkurasnya uang di rekening milik seseorang di wilayah hukum DIY.

Akan tetapi pihaknya belum bisa memastikan keterkaitannya dengan kasus skimming yang diungkap Polda Metro Jaya baru-baru ini.

Diungkapkan Kabid Humas, terkait aksi skimming yang menimpa sebuah bank plat merah, pihaknya menghimbau agar setiap nasabah meningkatkan kewaspadaannya ketika menarik uang melalui mesin ATM.

Mengingat alat yang digunakan tersangka dipasang pada mesin ATM, pihaknya juga mengingatkan nasabah untuk melakukan pengecekan adakah sesuatu yang aneh atau tidak di mesin ATM, khususnya slot kartu ATM yang akan digunakan menarik uang tunai atau mentransfer sejumlah uang.

"Alat yang digunakan itu ditempel di mesin ATM, sehingga bisa memindai apa dan mencuri data nasabah. Dimana hal itu sangat merugikan nasabah, karenanya harus hati-hati dan teliti saat mengambil uang di mesin ATM," katanya, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, para pelaku tindak skimming seperti menyerupai sebuah jaringan dan menyebarkan alatnya di mesin ATM yang terletak di berbagai daerah yang berada di Indonesia.

Dikatakannya, pihaknya memang mendapatkan informasi mengenai adanya seorang nasabah di Yogyakarta yang kehilangan uang di rekeningnya tanpa ia sadari.

"Belum bisa dipastikan alat yang dipakai skimming itu tepatnya terpasang dimana kalau di Yogya. Tapi ada informasi kalau satu orang nasabah uangnya hilang tanpa dia sadari. Hilangnya juga belum bisa dipastikan karena skimming atau bukan, karena kami juga baru selidiki korbannya siapa," ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya menghimbau kepada masyarakat khusunya nasabah agar melaporkan kepada pihaknya jika mengalami kehilangan uang di rekening dengan cara yang tidak wajar.

"Kalau memang di Yogya ada yang nasabah menjadi korban silakan lapor ke Polda DIY atau Polres setempat. Kami akan segera meresponnya," pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved