Legenda 'Jinmenken', Anjing Berwajah Manusia nan Melegenda dan Menghebohkan

Jinmenken dikatakan biasanya berkeliaran di jalanan pada malam hari di Jepang.

Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
ist
Legenda Jinmenken 

TRIBUNJOGJA.COM - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan kemunculan foto seekor anjing yang tampak mengerikan.

Anjing tersebut disebut-sebut memiliki wajah mirip dengan manusia.

Nama anjing tersebut adalah Yogi. Ia merupakan anjing peliharaan milik Chantal Desjardins dari Massachusetts, Amerika Serikat.

Ceritanya, Yogi baru dicukur bulunya.

Penampilan wajah baru sang anjing dipotret oleh Chantal dan diunggah ke akun Facebooknya.

Oleh teman Chantal, foto Yogi kemudian disebar ke situs Reddit dan menjadi viral. Pasalnya, wajah Yogi bagaikan wajah manusia.

Pemilik akun Emceegrath menulis: 'Seorang teman dari teman mengunggah sebuah foto anjingnya. Anjing itu terlihat seperti punya seraut wajah pria’.

Warganet pun ramai mengomentari foto Yogi. Ada yang menunjuk mata besar Yogi yang tidak biasa dan mulutnya lebar seperti ‘mulut manusia’.

Mengenai kabar anjing 'berwajah manusia', ternyata ada sebuah legenda kuno di Jepang yang menyebutkan bahwa hal tersebut benar adanya.

Bahkan mitos mengatakan bahwa legenda anjing tersebut dapat berbicara layaknya manusia.

Dilansir dari Wikia, legenda anjing tersebut dinamakan Jinmenken.

Jinmenken dikatakan berkeliaran di jalanan pada malam hari di Jepang.

Begitu seseorang mendekatinya, mereka akan menyuruh orang tersebut meninggalkannya sendirian dengan suara yang riang.

Legenda anjing tersebut tidak merepotkan, mereka juga tidak menyakiti orang.

Namun terkadang saat seseorang mencoba berbicara dengannya, mereka justru akan menghina dan kabur.

Anjing 'berwajah manusia' tersebut berasal dari mutasi akibat percobaan yang dilakukan oleh ilmuwan di Jepang.

Sepanjang era Edo, mereka kadang-kadang dilihat oleh penduduk setempat.

Mereka terlihat sangat antusias sehingga media ingin menangkapnya dan memfilmkannya untuk orang-orang di Jepang.

Bahkan ada yang menyebutkan bahwa setidaknya ada yang tertangkap.

Pada tahun 1900 seorang sejarawan bernama Ishizuka Hokaishi menulis sebuah buku berjudul Gaidan Bunbun Shuyo, yang menyebutkan bahwa Jinmenken ditangkap.

Cerita berlanjut bahwa salah satu anjing berwajah manusia itu lahir di zaman Edo tua (Tokyo modern) pada tahun 1810.

Seorang pemilik karnaval mendengar berita tersebut dan pergi untuk mencari anjing langka itu.

Ia menggunakannya untuk pameran di pameran karnaval, yang dikenal sebagai misemono. Ini menarik banyak orang, membuat pemilik karnaval kaya raya.

(Tribun Jogja/Hanin Fitria)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved