Lipsus Warga Binaan Rutan

Begini Proses Pemilihan Juru Masak di Rutan atau Lapas

Ada proses tersendiri untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas atau Rutan.

Begini Proses Pemilihan Juru Masak di Rutan atau Lapas
Dok Agustiyar Ekantoro
Kegiatan tamping dapur saat menyiapkan makan siang untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas II A Yogyakarta (13/3/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ada proses tersendiri untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas atau Rutan.

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Yogyakarta, Agustiyar Ekantoro mengatakan, untuk memasak menjadi tanggungjawab warga binaan (tamping) didampingi oleh petugas pengolah makanan dari Rutan atau lapas.

Meski berstatus sebagai juru masak, namun tak semua napi bisa menjadi tamping, termasuk tukang masak.

Untuk menjadi tamping, syarat mutlaknya adalah warga binaan yang berkelakuan baik, bertanggungjawab, sudah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), dan sudah menjalanai setengah dari masa tahanan.

Khusus untuk tamping masak ini, ada syarat tambahan, yaitu bukan mereka yang terlibat kasus penipuan atau narkoba.

Baca: Kalapas Wajib Cicipi Makanan Tahanan

Petugas Pengolah Makanan Rutan Kelas II A Yogyakarta, Adit mengatakan, terdapat dua shift dalam bekerja, yaitu pagi dan siang.

Setiap pukul 05.00 Ia harus berkoordinasi dengan petugas jaga untuk mengeluarkan tamping.

Setelah itu, mengecek bahan makanan dan melakukan penimbangan.

"Kita koordinasi sama petugas jaga, biar tampingnya keluar untuk bantu masak. Lalu ngecek sama nimbang sudah sesuai atau belum. Terus masak sekitar satu jam-anlah," kata Adit.

Adit mengaku tidak kesulitan dalam mengurus dapur. Ada tujuh orang yang membantunya, masing-masing sudah memiliki tugasnya.

"Tidak ada kesulitan sih, kan ada teman-teman yang lain. Sudah tau harus bagaimana. Ya tantangannya cuma harus tepat waktu aja karena sudah ada jadwal kegiatannya," lanjut Adit.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved