Breaking News:

Sarasehan Keluarga Anak dengan Epilepsi Digelar di RSUP Dr Sardjito

Ia mengungkapkan bahwa guru di sekolah-sekolah juga berperan penting untuk mengubah pemikiran yang keliru di masyarakat.

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Sarasehan keluarga anak dengan epilepsi (10/3/2108) di ruang Tyto Alba RSUP Dr. Sardjito. 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stigma yang salah masih beredar di masyarakat terkait penyakit Epilepsi.

Hal tersebut di ungkapkan Prof Elisabeth Siti Herini SpAk ketua divisi saraf anak RSUP Dr. Sardjito, saat mengisi acara sarasehan keluarga anak dengan epilepsi (10/3/2108) di ruang Tyto Alba RSUP Dr. Sardjito.

"Masih ada masyarakat yang berpikiran bahwa epilepsi akan menular jika terkena air liur atau berdekatan faktanya adalah penyakit epilepsi ini tidak menular," terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa guru di sekolah-sekolah juga berperan penting untuk mengubah pemikiran yang keliru di masyarakat.

Baca: Google Doodle - Begini Prosedur Montreal Wilder Penfield yang Merevolusi Pengobatan Epilepsi

"Guru sangat berperan penting untuk mengubah pemikiran masyarakat tentang epilepsi, contohnya jika ada murid ada yang epilepsi akan banyak siswa yang lari menghindar, dari situ guru dapat masuk untuk memberi penjelasan kepada peserta didik bahwa epilepsi itu tidak menular," tuturnya.

Dalam acara ini juga dibentuk sebuah paguyuban epilepsi.

Ia melanjutkan bahwa dengan dibentuknya paguyuban ini akan mempermudah keluarga untuk berbagi informasi.

"Diharapkan dengan membentuk paguyuban ini, ke depannya keluarga dapat berbagi informasi mengenai obat, dapat bertukar cerita antar keluarga, dokter dapat lebih dekat dengan keluarga," katanya.

Sedangkan, Purnomo ayah seorang pasien epilepsi berharap bahwa kedepannya dengan adanya paguyuban ini anak-anak penderita epilepsi ini lebih mendapatkan support.

"Harapannya untuk support anak epilepsi di jogja dapat lebih lagi dan untuk mengawasi tumbuh kembang anak. Di Yogyakarta juga tidak ditemui kesulitan, seperti kesulitan mencari obat, obat epilepsi mudah didapat di Yogya. Paling nyaman untuk pengobatan berada di Jogja, karena penggunaan penjaminan tidak kesulitan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved