Peserta Magang di Magang Fair 2018 Akan Dapatkan Sertifikat Sebagai Bukti Pengalaman Kerja

sertifikat yang diberikan dianggap mampu sebagai alat untuk mendaftar di berbagai instansi ataupun perusahaan lainnya.

Penulis: Rizki Halim | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Suasana Magang Fair 2018 yang digelar di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sabtu (10/3/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Melalui Magang Fair 2018 yang diselenggarakan oleh Forum Jejaring Pemagangan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, nantinya para peserta magang diharapkan bisa mendapatkan pengalaman kerja yang mumpuni.

Tidak hanya diproyeksikan untuk bekerja magang di perusahaan dalam jangka waktu yang ditentukan, bahkan para peserta yang diterima di perusahaan sebagai pegawai magang juga memiliki kesempatan cukup besar untuk diangkat sebagai pegawai tetap di perusahaan tempatnya magang.

"Dari pengalaman kami 100 peserta magang, 30 persennya bisa menjadi karyawan tetap di tempat magang, 30 persen minimal," kata Kepala Disnakerteans DIY, Andung Prihadi, Sabtu (10/3/2018).

Selama ini dalam kriteria perekrutan pekerjaan di berbagai perusahaan, pengalaman menjadi hal yang harus dimiliki oleh pelamar, oleh karena itu, diharapkan para peserta magang dapat menjadikan pengalaman kerja selama magang sebagai bekal mendatang.

Bahkan seusai menjalankan program magang, nantinya para peserta akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti pengalaman kerja yang pernah mereka lakukan.

"Usai menyelesaikan program magang, peserta wajib mendapatkan sertifikat, dengan sertifikat yang dikeluarkan melalui Magang Fair, kita akan sampaikan kepada perusahaan-perusahaan nasional bahwa sertifikat ini bisa disamakan dengan pengalaman kerja," lanjut Andung.

Ditambahkan Andung, para peserta magang tidak perlu mengkhawatirkan jika nantinya tidak diangkat sebagai pegawai tetap oleh perusahaan tempat magang.

Sebab sertifikat yang diberikan dianggap mampu sebagai alat untuk mendaftar di berbagai instansi ataupun perusahaan lainnya.

"Kalaupun mereka tidak diterima di perusahaan yang memagangkan, minimal sertifikat yang ada disini sudah disetarakan tingkat nasional sebagai pengalaman kerja," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved