PSS Sleman

PSS Sleman Pulangkan Dua Pemain

PSS Sleman akhirnya memutuskan untuk memulangkan dua pemain yang berposisi di lini belakang.

Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Skuad PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman akhirnya memutuskan untuk memulangkan dua pemain yang berposisi di lini belakang.

Dua pemain tersebut adalah pemain yang berposisi sebagai stopper, Absor Fauzi dan bek kiri yang musim lalu membela PS-TNI U-19 Bima Reksa.

Manajer PSS Sleman, Sismantoro mengaku pihaknya bukan melakukan pencoretan, melainkan karena menumpuknya stok pemain di lini tersebut sehingga lebih baik melepas si pemain ke tim lain yang berminat.

"Bukan dicoret, tapi karena menumpuk di posisi itu. Kelihatannya dia (Absor-red) mau ke Persela Lamongan, sama Bima juga ke Ciamis (PSGC) kelihatanya," ujar Sismantoro kepada Tribun Jogja.

Menurutnya, sebagai manajer ia tidak memiliki wewenang untuk bicara mengenai progres dua pemain tersebut karena yang lebih berwenang adalah Herry Kiswanto selaku pelatih. 

"Melepas karena mau dipakai sama Persela dan PSGC Ciamis, yang jelas saya sebagai manajer kalau mereka diminta Persela dan PSGC maka saya kasih," imbuhnya.

Seperti diketahui, lini belakang PSS Sleman merupakan lini yang paling disorot seusai tim berjuluk Elang Jawa tersebut menelan tiga kali kekalahan dari tiga kali ujicoba di kandang sendiri.

Saat melawan Persebaya Surabaya yang berakhir kekalahan 1-4, pelatih Herry Kiswanto menyoroti lemahnya antisipasi bola crossing sehingga berbuah 4 gol bagi tim tamu yang seluruhnya berawal dari sundulan memanfaatkan umpan lambung di depan gawang.

Begitu pula saat melawan Bhayangkara FC di ujicoba kedua. 

Herkis mencermati banyaknya kesalahan yang kembali diulangi para pemainnya.

Meski tak menuntut hasil dalam uji coba, Herkis melihat beberapa kesalahan yang kembali dilakukan oleh penggawa PSS di  lini belakang yang berujung gol untuk Bhayangkara FC.

Pelatih asal Bandung ini menilai pemain PSS masih salah mengantisipasi bola-bola silang.

Kesalahan ini sejatinya sudah terlihat sejak laga uji coba melawan Persebaya, dua pekan lalu. 

"Saya masih melihat kesalahan yang sama. Bola crosing masih jadi masalah, salah mengantisipasi," ungkap Herkis saat ditemui seusai laga melawan Bhayangkara FC.

Selain itu, antisipasi umpan silang juga masih menjadi sorotan untuk lini belakang PSS sehingga Herman Dzumafo dan kawan-kawan mampu membobol gawang tim yang dikawal kiper Yoewanto Setya Benny.

Sementara itu, ujicoba terakhir melawan PSMS Medan yang berkesudahan 2-1 bagi tim tamu, Herkis menilai timnya menunjukkan progres yang positif terutama diawal babak pertama, sebelum akhirnya ketidaktenangan dan juga tidak PD membuat tim tamu mampu mendominasi jalannya pertandingan dan berhasil mencuri gol kemenangan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved