Cara Mudah Mengetahui Ponsel Xiaomi Asli atau Palsu

Bagaimana membedakan hp xiaomi asli dan palsu? Lakukan langkah mudah ini untuk mengetahui statusnya

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
Cara mengetahui hp xiaomi asli atau palsu 

TRIBUNJOGJA.com - Ketenaran Xiaomi kerap kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan, tetapi tidak dengan cara yang benar. Salah satunya adalah dengan membuat dan menjual smartphone Xiaomi tiruan.

Uniknya, ponsel Xiaomi "KW" tersebut benar-benar mirip dengan aslinya. Memang ada beberapa perbedaan minor di antara keduanya. Namun, jika dilihat secara sepintas, sangat sulit untuk membedakan antara yang asli dan palsu.

Lantas, bagaimana cara mengecek keaslian dari ponsel Xiaomi?

Cara termudah adalah dengan menggunakan tools atau aplikasi pengecekan buatan Xiaomi sendiri namanya Mi Verification Tool.

Anda hanya perlu masuk ke situs https://jd.mi.com lewat browser di PC atau laptop atau supaya lebih mudah langsung unduh melalui ponsel.

Tampilan halaman Mi Verification
Tampilan halaman Mi Verification (Nextren)

Kemudian, download saja file APK yang sudah tersedia di situs ini.

Setelah itu, pasang aplikasi tersebut di ponsel Xiaomi yang mau dicek keasliannya dan jalankan setelah proses instalasi selesai.

Unduh aplikasi Mi Verfication Tool
Unduh aplikasi Mi Verfication Tool (Nextren)

Sekadar catatan, Anda mungkin harus mengaktifkan mode instalasi aplikasi dari sumber di luar Google Play Store.

Di perangkat Xiaomi, mode itu bisa ditemukan di bagian Settings; Additional Settings; Privacy; dan pilih Unknown Sources.

Refresh situs web https://jd.mi.com, kemudian arahkan ponsel ke kode QR.

Arahkan hingga proses pemeriksaan selesai.

Setelah itu, situs web akan memberikan informasi apakah ponsel Xiaomi yang diuji asli atau tidak.

Tampilan halaman jika hp xiaomi kamu asli
Tampilan halaman jika hp xiaomi kamu asli (Nextren)

Sayangnya, tools tersebut hanya bekerja untuk ponsel Xiaomi terbaru saja, seperti Mi 4 dan Mi 4i. Seri ponsel Xiaomi lawas, seperti Redmi 1S dan Redmi 2, tidak didukungnya.

Jadi tidak perlu khawatir jika kamu tidak bisa mengunduh aplikasi Mi Verification Tool. Kamu masih bisa melakukan pengecekan melalui cara lainnya.

Cara pengecekan lain

Dalam postingan blog milik Prasetyo Herfianto, salah satu korban perangkat Xiaomi palsu, ada beberapa langkah mudah untuk pengecekan tersebut.

Cara pertama adalah dengan melakukan factory reset atau menghapus semua data yang ada. Tampaknya, si peniru perangkat berhasil membuat software yang "mampu" menipu aplikasi benchmark, seakan produk ini menggunakan spesifikasi yang sama dengan aslinya.

Dengan factory reset, software tersebut akan terhapus dan aplikasi-aplikasi benchmark dapat mengenali dan mengidentifikasi hardware sebenarnya,

Setelah itu, gunakan tiga aplikasi benchmark ini, yakni Antutu, CPU-Z, dan Sensor Box. Perhatikan secara mendetail, apakah spesifikasi yang dibekali di perangkat benar-benar sama dengan aslinya atau tidak. Pastikan juga jumlah sensor yang dimiliki benar.

Cara lainnya adalah dengan mengecek versi sistem operasi. Biasanya, perangkat Xiaomi dirilis menggunakan MIUI, nama tampilan antarmuka buatan Xiaomi, versi stabil. Jika ditulis masih Beta, ada kemungkinan itu perangkat palsu.

Pengguna juga bisa melakukan pencarian di internet, versi MIUI yang tercantum di perangkat. Jika tidak ditemukan, bisa jadi produk tersebut palsu.

Anda juga bisa mengecek hasil foto, resolusi, dan apertur dari kamera yang ada di perangkat Xiaomi. Pastikan sesuai dengan spesifikasi resmi perangkat. Satu hal yang harus diingat, meski perangkat mampu menghasilkan gambar yang baik, belum tentu produk tersebut asli.

Pengecekan IMEI ponsel Xiaomi
Pengecekan IMEI ponsel Xiaomi (Nextren)

Satu hal yang tidak kalah penting, cek IMEI dan serial number. Pastikan kedua informasi tersebut sesuai dengan kotak penjualan. Dalam kasus yang dialami Prasetyo, nomor IMEI perangkat sesuai dengan kotak, tetapi serial numbernya berbeda. (*)

Sumber : Kompas Tekno

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved