Pria Bantul Ini Berkelana Selama 50 Tahun Mengumpulkan Keris Peninggalan Kerajaan di Tanah Jawa

Lelaki berusia 64 tahun itu setia menyimpan berbagai aneka keris di dalam rumahnya.

Pria Bantul Ini Berkelana Selama 50 Tahun Mengumpulkan Keris Peninggalan Kerajaan di Tanah Jawa
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Watono menunjukkan beberapa koleksi keris miliknya, saat ditemui di kediamannya di Derman, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Senin (05/03/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejak zaman dulu, Jawa dikenal memiliki kebudayaan Adiluhung, sebagai pemersatu dalam kehidupan masyarakat.

Satu di antara hasil kebudayaan adiluhung tanah Jawa adalah keris.

Keris banyak dimiliki masyarakat Jawa sebagai pusaka untuk meniti kehidupan.

Tampaknya itu juga yang menjadikan Watono Arif Rahman, lelaki berusia 64 tahun itu setia menyimpan berbagai aneka keris di dalam rumahnya.

Di sudut ruangan di belakang tangga rumahnya, di Derman, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Watono menyimpan puluhan jenis keris yang diakuinya peninggalan kebudayaan dari berbagai kerajaan yang ada di tanah Jawa.

Ada keris Nogo Siluman, Nogo Rojo, Untu Walang, Nogo Kuning, Tilamsari, Tilamupih, Nogo Manten, Blarak sineret, Keris Tindih hingga Ujung Gunung semuanya terpampang dalam koleksi Watono.

Usai menunjukkan puluhan keris, ia kemudian mengambil satu simpanan keris miliknya, lalu perlahan membuka dari warangkanya.

"Keris ini usianya tua sekali. Saya prediksi ratusan tahun. Namanya Keris Kebo Lajer," tutur Watono, sembari menunjukan kepada Tribun Jogja, Senin (05/03/2018).

Keris itu tampak berbeda, tidak seperti keris pada umumnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved