Kolektor Keris Antik di Bantul Ini Tak Punya Ritual Khusus dalam Merawat Puluhan Keris Koleksinya

Puluhan Keris itu ia akui diperoleh dari berbagai daerah yang ia kumpulkan lebih dari 50 tahun usianya.

Kolektor Keris Antik di Bantul Ini Tak Punya Ritual Khusus dalam Merawat Puluhan Keris Koleksinya
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Watono menunjukkan beberapa koleksi keris miliknya, saat ditemui di kediamannya di Derman, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Senin (05/03/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ada lebih dari 40 jenis keris dari berbagai bentuk dimiliki oleh Watono Arif Rahman (65), warga Derman, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul.

Puluhan Keris itu ia akui diperoleh dari berbagai daerah yang ia kumpulkan lebih dari 50 tahun usianya.

Namun demikian, ia mengaku tak memiliki ritual khusus untuk merawat puluhan keris yang ia simpan di sudut ruangan dalam rumahnya.

"Saya hanya mengolekasi. Tak ada ritual khusus yang harus saya jalankan untuk merawat puluhan keris ini," ujar Watono, ketika menunjukan kerisnya kepada tribun Jogja, Senin (05/03/2018).

Dikatakan Watono, untuk merawat puluhan keris miliknya ia hanya rutin melakukan pemeriksaan disetiap sudut bagian keris. Hal itu dilakukan hanya untuk memastikan kerisnya masih bersih dan utuh.

"Kalau sudah kotor dan kelihatan berkarat, saya warangke ke tempat ahlinya," ujar Watono.

Mengenai lelakon atau ritual khusus pada hari-hari tertentu, Watono mengaku tidak melakukan itu.

Baginya, setiap hari adalah baik, jadi tak harus menunggu pada malam-malam tertentu untuk merawat puluhan keris koleksinya.

"Semua hari adalah baik. Tak ada ritual suronan atau atau Macam-macam tertentu untuk merawat keris," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved