Satlantas Yogya Dukung Dishub untuk Mengurai Kemacetan

Rekayasa lalu lintas di sekitaran Bundaran UGM sengaja diberlakukan guna mengurai kemacetan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Satlantas Yogya Dukung Dishub untuk Mengurai Kemacetan
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Kendaraan bermotor memenuhi ruas Jalan KH Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Jumat (26/1/2018). Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang tidak sejurus dengan pelebaran jalan di Yogyakarta menyebabkan sering terjadi kemacetan lalu lintas. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta merencanakan untuk membelakukan empat jalur di Jalan Terban, tepatnya di sebelah barat Bundaran UGM.

Hal itu diambil sebagai langkah guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di daerah tersebut.

Berkenaan dengan rencana tersebut, Satlantas Polresta Yogyakarta akan mendukung langkah yang akan diambil Dishub dalam mengurangi antrian kendaraan bermotor di Kota Yogya.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, Kompol Dwi Prasetyo mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas di sekitaran Bundaran UGM sengaja diberlakukan guna mengurai kemacetan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Menurutnya, kemacetan terjadi karena peningkatan volume kendaraan bermotor dari arah utara ke Jalan tersebut, sedangkan untuk kendaraan bermotor dari arah barat ke timur cenderung landai.

"Fakta di lapangan sudah ada rekayasa lalu lintas di Bundaran UGM dengan memutarkan pengendara ke arah selatan terlebih dahulu untuk menuju ke arah timur. Dengan cara itu, sementara ini terbukti bisa mengurai kemacetan di sekitar Bundaran UGM," katanya, Rabu (28/2/2018).

Lanjutnya, mengenai penerapan rekayasa lalu lintas di Jalan Cik Ditiro sebelumnya telah dibahas dalam rapat Forum Lalu Lintas.

Pihaknya menilai, apabila rencana pemberlakukan empat jalur yang meliputi tiga jalur ke arah barat dan satu jalur ke arah timur dirasa dapat mengurai kemacetan.

"Kebanyakan kan pengendara yang ke arah barat, apalagi kalau sore hari itu yang dari utara juga banyak yang mau ke arah barat. Hal itu (Pemberlakuan 4 jalur) biasanya akam dibahas dulu di rapat Forum Lalin. Yang jelas, kalah sifatnya mengurai kemacetan tentu kita dukung," ujarnya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved