Dikira Tidur, Pria Asal Kota Yogya Ini Ternyata Meninggal di Dalam Becaknya

Berbekal KTP korban, polisi melakukan kroscek dengan pihak keluarga dan didapati keterangan bahwa pria tersebut memiliki riwayat penyakit diabetes.

Dikira Tidur, Pria Asal Kota Yogya Ini Ternyata Meninggal di Dalam Becaknya
istimewa
Seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di sebuah becak yang terparkir di daerah Jlagran Lor sore tadi, Senin (26/2/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam becak yang terparkir di depan Hotel Ismoyo, Jlagran Lor sore tadi, (26/2/2018).

Diketahui, pria tersebut bernama Kartijo (55), warga Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta dan kesehariannya memang berprofesi sebagai tukang tukang becak.

Kapolsek Gedongtengen, Kompol Partono mengatakan ditemukannya pria tersebut berawal dari laporan warga setempat terkait seorang pria yang tak bergerak dan berada di dalam becak yang tengah terparkir.

Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung menuju lokasi kejadian bersama pihak medis.

"Setelah kami datangi ternyata pria itu posisinya meringkuk di dalam becak, dan setelah dicek ternyata sudah meninggal. Tahu itu, tim medis yang datang bersama kami langsung melakukan pemeriksaan," katanya, Senin (26/2/2018).

Dijelaskan Kapolsek, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saksi-saksi.

Pria tersebut kesehariannya berprofesi sebagai tukang becak dan kerap beristirahat di depan Hotel tersebut.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan di tubuh pria tersebut tak ditemukan adanya bekas penganiayaan.

"Diperkirakan meninggalnya baru sekitar 8 jam yang lalu. Luka hanya ditemukan di bagian kaki saja dan seperti luka karena penyakit. Kami juga tidak menemukan barang-barang yang mencurigakan, hanya sebuah KTP di saku kaus miliknya," ujarnya.

Sambung Kapolsek, berbekal KTP tersebut pihaknya melakukan kroscek dengan pihak keluarga dan didapati keterangan bahwa pria tersebut memiliki riwayat penyakit diabetes.

Dari pengakuan keluarga juga mengatakan jika beberapa bulan lalu Kartijo sempat memeriksakan diri ke Puskesmas setempat terkait penyakit yang diidapnya tersebut.

"Dugaannya meninggal karena penyakit yang dideritanya itu, pihak keluarga sudah menerima dan tadi langsung dimakamkan juga setelah dari Rumah Sakit," pungkasnya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved