Bupati Bantul Resmikan Jembatan Gantung Kali Gawe

Jembatan ini menjadi jembatan pengganti setelah jembatan lama hancur oleh banjir 28 November tahun lalu.

Bupati Bantul Resmikan Jembatan Gantung Kali Gawe
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Bupati Bantul, Suharsono meresmikan Jembatan Kali Gawe yang terletak di Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Sabtu (24/2/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono meresmikan jembatan gantung Kali Gawe di Dukuh Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Sabtu (24/2/2018).

Jembatan ini menjadi jembatan pengganti setelah jembatan lama hancur oleh banjir 28 November tahun lalu.

Panjang jembatan sekitar 20 meter lebar satu meter.

Konstruksinya mirip jembatan gantung Selopamioro, Imogiri memakai besi dan kabel baja sebagai konstruksi utama.

Sementara bagian alas terbuat dari kayu.

Jika jembatan Selopamioro berwarna kuning, jembatan Kali Gawe berwarna biru.

Baca: Menguak Persekongkolan Keji Dua Sahabat Rencanakan Bunuh Mahasiswi Hamil di Jembatan Kretek

Tukiran, Kepala Dukuh Bintaran Wetan mengatakan dibutuhkan dana sekitar Rp 75 juta yang bersumber dari swadaya warga dan donatur.

Ongkos untuk tenaga pembuatan jembatan gantung darurat tak dibutuhkan karena warga dan relawan membangunnya secara swadaya tanpa bayaran.

"Mengingat pentingnya jembatan ini untuk akses warga, kami sepakat untuk secara bergotong royong membangun kembali jembatan, kini warga sudah bisa menjalankan aktifitasnya dengan lebih nyaman, tapi kami meminta bupati kembali membangunkan jembatan seperti sedia kala," kata Tukiran.

Baca: Rekonstruksi Wanita Hamil Dijatuhkan dari Jembatan Kretek, Pelaku Sudah Rencanakan Pembunuhan

Sementara jembatan gantung Kali Gawe di masa yang akan datang akan dijadikan spot pendukung terkait upaya pengembangan wilayah Sriharjo sebagai destinasi wisata alam.

Pasalnya, jembatan gantung punya nilai estetik salah satunya alas dari kayu yang dicat warna warni.

Dalam sambutannya, Suharsono mengupayakan bantuan dana untuk kembali membangun jembatan dan beberapa fasilitas desa yang rusak akibat banjir.

"Nanti kita bantu memberi rekomendasi kepad pihak terkait yang bertanggung jawab atas perbaikan insfrastuktur," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved