Pertahankan Predikat Gudang Beras DIY, Ini Harapan Bupati Sleman kepada Petani

Inovasi pun terus dilakukan Pemkab Sleman untuk menunjang produksi padi.

Pertahankan Predikat Gudang Beras DIY, Ini Harapan Bupati Sleman kepada Petani
TRIBUNJOGJA.COM / Panji Purnandaru
Bupati Sleman, Sri Purnomo saat panen raya padi dengan varietas Ciherang yang dikembangkan oleh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Agro Jogotirto Mandiri di Dusun Jogotirto, Kecamatan Berbah, Rabu (21/2/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hasil produksi pangan di Kabupaten Sleman sejauh ini masih surplus, terutama tanaman pangan utama yaitu padi dan jagung.

Padi surplus sebanyak 101.277 ton dengan produksi padi sebesar 290.672 ton, luas panen sebesar 50.854 hektare serta produktivitas 57,15 kuintal per hektare.

Demikian juga jagung mengalami surplus sebesar 34.608 ton dengan produksi 47.060 ton, luas panen 6.123 hektare serta produktivitas 76,85 kuintal per hektare.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Sleman, Sri Purnomo saat panen raya padi dengan varietas Ciherang yang dikembangkan oleh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Agro Jogotirto Mandiri di Dusun Jogotirto, Kecamatan Berbah, Rabu (21/2/2018).

Baca: Hasil Produksi Padi di Sleman Terus Surplus

Sri Purnomo mengharap para petani semakin termotivasi untuk memproduksi padi dengan maksimal.

Sehingga predikat sebagai gudang beras bisa terus melekat di Kabupaten Sleman.

"Panen ini diharapkan mampu memotivasi para petani dalam memproduksi padi secara maksimal," jelas Sri Purnomo.

Inovasi pun terus dilakukan Pemkab Sleman untuk menunjang produksi padi.

Baca: Romo Prier Memaafkan Pelaku yang Melukai Dirinya di Gereja Lidwina Sleman

Halaman
12
Penulis: app
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved