PBTY XIII Tampilkan Spot Selfie Baru Imlek Light Festival

Acara yang dihelat selama tujuh hari tersebut berlokasi di tempat yang sama seperti sebelumnya yakni di Kampung Ketandan dan Jalanan Malioboro

PBTY XIII Tampilkan Spot Selfie Baru Imlek Light Festival
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Humas dan Publikasi PBTY XIII saat memberikan keterangan pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Rabu (21/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-13 (XIII) akan digelar pada Sabtu (24/2/2018) mendatang.

Acara yang dihelat selama tujuh hari tersebut berlokasi di tempat yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni di Kampung Ketandan dan Jalanan Malioboro.

Humas dan Publikasi PBTY XIII, Gutama Fantoni menjelaskan bahwa tahun ini PBTY mengangkat tema Harmoni Budaya Nusantara.

Tema tersebut digunakan untuk menegaskan bahwa PBTY bukan milik para keturunan Tionghoa tapi juga untuk semua masyarakat Indonesia.

"Setiap event PBTY selalu diisi oleh semua ragam budaya dari daerah-daerah di Indonesia mulai Aceh sampai Papua dan negara lain. Produknya bukan hanya Tionghoa namun juga Akulturasinya," bebernya dalam jumpa pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Selasa (21/2/2018).

Baca: Krida Beksa Wirama, Pentas Tarian Jawa Klasik Ceritakan Akulturasi Tionghoa

Fantoni menjelaskan, untuk tahun ini karnaval akan diikuti oleh 20 peserta.

Karnaval tersebut akan dimeriahkan oleh Pasukan Bregodo Hakka, Wushu, Tarian Kolosal Tari Thowong, Light Imlek Fashion, Jogja Dragon Festivak, Maskot Shio Anjing PBTY XIII bersama rombongan Koko Cici Yogya, dan sebagainya.

"Karnaval kali ini dimulai seusai maghrib mengingat di Jalan Malioboro ada tiga masjid yakni Masjid DPRD DIY, Masjid Kepatihan, dan Masjid Beringharjo," ujar Fantoni.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved