AP I dan BPN Tak Berani Keluarkan Hasil Penilaian Ulang Sebelum Diskresi Dikabulkan

AP I hingga kini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat dan menyiapkan alokasi dana ganti ruginya.

AP I dan BPN Tak Berani Keluarkan Hasil Penilaian Ulang Sebelum Diskresi Dikabulkan
tribunjogja/singgih wahyu
Alat berat terlihat beraktivitas di lokasi lahan pembangunan bandara di Temon. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - PT Angkasa Pura I tak memberikan jawaban tegas ketika ditanya terkait progres permohonan diskresi pembebasan lahan bagi warga eks penolak pembangunan bandara di Temon.

Pemrakarsa pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) itu juga mengaku tak memiliki jaminan apapun untuk kemungkinan dikabulkannya diskresi tersebut oleh pihak kementerian.

AP I hingga kini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat dan menyiapkan alokasi dana ganti ruginya.

Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA PT AP I, Agus Pandu Purnama mengatakan, secara nominal hasil penilaian ulang aset warga terdampak eks penolak bandara dari kelompok Wahana Tri Tunggal (WTT) itu sebetulnya sudah ada.

Hanya saja, pihaknya tak bisa serta merta mengumumkan nilainya maupun membayarkan pencairan dana ganti ruginya karena harus melalui diskresi yang jadi kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Pihaknya dalam hal ini menempatkan diri sebagai juru bayar ketika diskresi itu dikabulkan. "Setelah ini disetujui, secara nominal kami siap. Saya belum tahu pastinya, BPN yang lebih berhak mengeluarkan itu," jelas Pandu, Selasa (20/2/2018).

Baca: Merasa Digantung AP I, Warga Mantan Penolak Bandara NYIA Gelisah

AP I mencatat ada 99 kepala keluarga (KK) warga eks WTT yang terdaftar untuk permohonan diskresi tersebut.

Aset warga berupa bangunan, tanaman, dan sarana pendukung lain (SPL) beberapa waktu lalu sudah dinilai ulang oleh appraisal, tak lama setelah kelompok itu berubah arah mendukung proyek bandara tersebut, jelang akhir 2017 lalu.

Adapun untuk pembayaan ganti rugi pengadaan lahan NYIA, sajuh ini PT AP I sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 4,12 triliun.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved