34 Jaga Warga Telah Terbentuk di Kabupaten Sleman

Sejauh ini, Kabupaten Sleman telah membentuk 34 Jaga Warga di 34 Padukuhan yang ada.

34 Jaga Warga Telah Terbentuk di Kabupaten Sleman
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jaga Warga merupakan upaya keamanan, ketentraman, ketertiban, dan kesejahteraan serta menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat dengan mengoptimalkan pranata sosial yang ada.

Jaga Warga sendiri tertuang dalam Pergub Nomor 9 Tahun 2015.

Sejauh ini, Kabupaten Sleman telah membentuk 34 Jaga Warga di 34 Padukuhan yang ada.

Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Sleman, Akhmad Edi Santoso menjelaskan setiap tahunnya ditargetkan Jaga Warga terbentuk di 17 padukuhan.

Atas dasar peraturan tersebutlah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman bersama Pemerintah Kecamatan Tempel beberapa waktu lalu juga menggelar sosialisasi Jaga Warga.

Edi menjelaskan dalam sosialisasi tersebut menjelaskan sering sekali penyelesaian masalah di masyarakat lebih mengedepankan emosi dan tanpa pikir panjang, seperti main hakim sendiri pada pencuri yang tertangkap serta masalah sosial lainnya seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

Hal tersebut menurutnya tidak boleh terjadi.

"Jaga Warga ini berfungsi menangani dan menyelesaikan gangguan sosial serta menciptakan keselarasan dan pencapaian trantib di masyarakat yang dapat diselesaikan ditingkat padukuhan sesuai kesepakatan bersama yang tidak bertentangan dengan hukum," kata Edi.

Lanjutnya, kewenangan Jaga Warga adalah membuat tata tertib kehidupan sosial yang disepakati warga masyarakat serta melakukan upaya penegakan tata tertib yang telah disepakati.

"Selain itu Jaga Warga juga mempunyai kewenangan melakukan mediasi dan fasilitasi upaya pemecahan masalah di masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Jaga Warga sendiri disambut baik oleh sejumlah elemen masyarakat satu di antaranya Fatcurohman, Dukuh Joplo.

Ia meneranngkan Jaga Warga dapat menjadi sarana menumbuhkan rasa kebersamaan dan mencegah konflik.

"Kami sangat mendukung program ini. Dengan adanya Jaga Warga, penyelesaian masalah di tingkat padukuhan dapat diselesaikan bersama dengan menerapkan peraturan atau tata tertib yang telah disepakati warga," kata Fatchurohman. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved