Ratusan SDM Pelaksana PKH Dapatkan Pembekalan dari Bupati Sleman

PKH merupakan program pemberian bantuan sosial bersyaratepada keluarga miskin dan rentan miskin.

Ratusan SDM Pelaksana PKH Dapatkan Pembekalan dari Bupati Sleman
istimewa
Bupati Sleman, Sri Purnomo memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH). Acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman tersebut diikuti oleh 195 orang SDM pelaksana PKH, Kamis,(15/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Sri Purnomo memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH).

Acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman tersebut diikuti oleh 195 orang SDM pelaksana PKH, Kamis,(15/2/2018).

Patut diketahui, PKH sendiri merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan miskin yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman Sri Murni Rahayu menjelaskan bahwa tujuan utama program PKH tak lain untuk menurunkan dan memutus rantai kemiskinan.

Generasi yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera diharapkan terlahir ketika kebutuhan dasar seperti kesehatan dan pendidikan terpenuhi.

Sementara itu, pada tahun 2018 ini sebanyak 195 orang SDM pelaksana PKH diterima oleh Dinsos Sleman.

Perekrutan sendiri melalui tahapan yang oleh Kementerian Sosial RI yang dilaksanakan pada Oktober tahun lalu.

"SDM pelaksana sebanyak 195 orang, terdiri dari satu orang koordinator kabupaten, tiga orang supervisor, sembilan orang operator, dan 182 pendamping sosial," jelas Murni.

SDM Pelaksana tersebut memiliki tugas seperti sosialisasi, verifikasi peserta PKH, validasi, hingga pemutakhiran peserta.

Tak hanya itu, petugas tersebut juga memberikan pendampingan seperti akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, serta melakukan advokasi terkait program komplementer lainnya.

Sementara itu, Sri Purnomo mengharapkan agar para pendamping dapat bekerja secara maksimal di mana pun mereka ditugaskan.

Terutama dibidang kebutuhan dasar berupa kesehatan dan pendidikan.

"Visi kita untuk menguraikan simpul-simpul kemiskinan, kita upayakan menjadi bagian yang strategis untuk menurunkan jumlah kemiskinan di Kabupaten Sleman, Instrumennya adalah pendamping sosial ini yang merupakan bagian dari penggerak untuk mendampingi PKH yang ada di Kabupaten Sleman," jelasnya. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved