Viral Medsos

[Kisah Pilu] Bayi Kembar di Sumatera Barat Ini Jadi Yatim Piatu di Usia Empat Hari

Hasan dan Husen nama bayi itu, langsung menjadi yatim piatu saat usia mereka baru empat hari.

[Kisah Pilu] Bayi Kembar di Sumatera Barat Ini Jadi Yatim Piatu di Usia Empat Hari
ist/ facebook Wafriman Matondang
Bayi kembar yatim piatu 

TRIBUNJOGJA.COM - Hati siapa yang tidak sedih melihat nasib bayi kembar di Sumatera Barat ini.

Hasan dan Husen nama bayi itu, langsung menjadi yatim piatu saat usia mereka baru empat hari.

Kabar pilu tentang bayi malang itu diungkapkan warganet bernama Wafriman Matondang di akun Facebooknya, Minggu (11/2/2018).

Di postingannya Wafriman menuturkan, Hasan dan Husen lahir pada 9 Januari 2018.

Namun selang satu jam setelah dilahirkan, ibu mereka justru meninggal dunia.

Suasana duka keluarga Hasan dan Husen belum berakhir, tetapi ayah mereka, Syamsiri, justru meninggal menyusul sang istri.

Kini, bayi malang itu dirawat oleh adik dari almarhum ayah mereka.

Begini postingan mengharukan Wafriman.

"Hasan dan Husen Lahir tanggal 09 Januari 2018.
Kembar yang malang karena satu jam  setelah mereka lahir ke dunia Ibunda tercinta yang akan merawat dan membesarkan mereka meninggal dunia. 
Masih dalam suasana duka empat hari setelah kehilangan Ibu tepatnya pada tanggal  13 Januari sang ayah (Samsiri)  dipanggil Ilahi. Lengkap sudah duka mereka. Dihari kelahiran mereka langsung menjadi Piatu di usia empat hari mereka menjadi Yatim Piatu
Sekarang sikembar diasuh oleh adik Almarhum ayah sikembar yang mempunyai tanggungan enam orang anak dengan suami seorang petani. 
Sebagai Muslim kita berkewajiban menyantuni sikembar Yatim Piatu ini.
Yang tinggal di Jorong Simpang godang Nagari Sungai Aur Kecamatan sungai aur  Kabupaten Pasaman Barat Propinsi Sumatra Barat."

Saat berita ini ditulis, Senin (12/2/2018) TribunJogja, belum berhasil mengkonfirmasi Wafriman.

Namun di kolom komentar ia sempat mengatakan, Hasan dan Husen tinggal di Simpang Godang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Propinsi Sumatera Barat.

Banyak warganet yang merasa sedih dan berniat mengadopsi bayi itu.

Namun seorang warganet mengatakan, paman Hasan dan Husen belum berniat menyerahkan mereka ke orang lain.

"Maaf ya dunsanak semua..saya udah pernah pergi nerkunjung k TKP..kuluarga Hasan and Husen blm berkenang memberikan anak ini kpf siapa pun anak ini mirip sama ayah and ibu nya..saya sangat terharu mendengar nya..kmi pun belum punya keturunan dah21 tn berkeluarga..lebih baik kta do'a kan sja semoga ank ini sehat dan d mdaj rezki nya jd ank shaleh berguna bg keluarga and bangsa amiiin," kata pengguna Facebook Nandra Zurmila. (*)

Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved