Ingin Cek Helm Kamu Standar SNI atau Cuma Capnya Doang? Coba Cara Ini

Ada lima titik pada helm yang akan dibenturkan dengan benda datar atau tumpul dengan kekuatan tertentu, untuk mengetahui ketahanannya

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com | Santo Ari
Polwan mengarahkan bagaimana mengenakan helm yang benar 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Indonesia telah menetapkan helm sebagai perangkat wajib bagi para pengendara motor untuk menunjang keselamatan berkendara.

Tidak sembarangan, helm yang dipakai haruslah yang SNI (Standar Nasional Indonesia).

Nah, untuk bisa dapat label SNI ini, seperti apa sih parameter yang jadi patokan dalam pengujiannya?

“Ada empat pengujian yang dilakukan untuk menentukan lulus tidak standardisasi SNI pada sebuah helm," ujar Tatap Firdaus, Marketing Helm AHRS Cargloss.

"Antara lain, uji impact, uji penetrasi, uji kekuatan tali dan uji size," jelasnya.

"Semua harus lulus, jika ada satu saja hasil uji yang gagal, maka sertifikat SNI tak akan dikeluarkan pada produk tersebut,” ugkap Tatap Firdaus.

Dijelaskan oleh Tatap, uji impact sendiri merupakan uji ketahanan cangkang helm.

Pemberian helm kepada 10 anak perwakilan, sebagai simbolis keselamatan berkendara sejak dini.
Pemberian helm kepada 10 anak perwakilan, sebagai simbolis keselamatan berkendara sejak dini. (tribunjogja/rizki halim)

Ada lima titik pada helm yang akan dibenturkan dengan benda datar atau tumpul dengan kekuatan tertentu, untuk mengetahui ketahanannya.

Kemudian, uji penetrasi adalah untuk mengetes kemampuan serap benturan dari bahan inner yang terdiri dari busa halus, kain dan styrofoam.

Cara mengujinya menggunakan dummy (boneka menyerupai kepala manusia), kemudian helm dibenturkan dengan benda tumpul.

“Nantinya angka benturan yang diterima oleh dummy tak boleh lebih dari 300G (gravity), jika lewat artinya kepala tersebut sudah gegar otak dan tidak lulus SNI,” jelas Tatap.

Selanjutnya, uji size atau ukuran helm.

Remaja Ini Tancapkan Sabit di Helm Yang Ia Pakai
Remaja Ini Tancapkan Sabit di Helm Yang Ia Pakai (facebook)

Dalam ujian ini, helm dituntut tetap punya ukuran yang tetap setelah mendapatkan benturan.

Terakhir adalah uji chain strap atau tali helm.

Helm akan diganduli beban yang dilepas bersamaan.

Dan tali helm yang lulus adalah yang tidak memuai (ukuran panjang berubah), kunci yang copot, atau tali yang terputus. (*)

Sumber: Motor Plus
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved