Breaking News:

Bikin Geger, di Sekolah Dasar Ini Orangtua Harus Bayar Hampir Rp10 Juta Buat Seragam Baru

Kawasan Ginza di Tokyo memang dikenal sebagai area yang fashionable atau punya selera mode yang tinggi.

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Muhammad Fatoni
www.washingtonpost.com
SD Taimei di Jepang ini menjual seragam baru seharga hampir Rp10 Juta. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah sekolah dasar menjadi sorotan setelah mewajibkan orangtua murid membayar hampi Rp10 juta untuk uang seragam.

Peristiwa tak lazim ini terjadi di SD Taimei, Ginza, Jepang.

Kawasan Ginza di Tokyo memang dikenal sebagai area yang fashionable atau punya selera mode yang tinggi.

Lalu mengapa harga seragam di SD bisa sangat mahal?

Ini karena seragam SD Taimei dirancang oleh rumah mode dunia yang berbasis di Italia, Armani.

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Washington Post, untuk satu setel seragam lengkap dengan topi dan tas, orangtua murid harus membayar sekitar 80 ribu yen atau hampir Rp10 juta.

Para orangtua murid mempertanyakan "mengapa harus Armani?" yang merancang seragam baru anak-anak mereka.

SD Taimei di Jepang membuat seragam baru yang dirancang oleh rumah mode ternama Armani.
SD Taimei di Jepang membuat seragam baru yang dirancang oleh rumah mode ternama Armani. (www.washingtonpost.com)

Selain harganya terlalu mahal, Taimei dikenal sebagai sekolah yang didanai negara, jadi harga seragam semestinya tidak semahal ini.

Meski pembelian seragam baru ini tidak wajib, hal ini dikhawatirkan akan menciptakan 'kelas' dan rasa minder siswa.

Kepada Kyodo News Agency, Menteri Pendidikan Jepang, Yoshimasa Hayashi mengatakan, pihak sekolah seharusnya berdiskusi dulu dengan perwakilan orangtua murid soal harga segaram baru.

Dalam jumpa pers setelah isu ini diangkat berbagai media, Kepala Sekolah, Toshitsugu Wada menyampaikan alasan di balik dipilihnya Armani untuk memproduksi seragam.

Menurutnya, Armani akan membuka butik baru di dekat sekolah dan sesuai dengan identitas Taimei 'school of Ginza.'

Dalam jumpa wartawan, Jumat (9/2/2018) itu, Toshitsugu menegaskan, kontrovesi yang terjadi tidak akan menghilangkan kepercayaannya, bahwa harga seragam baru itu sebanding.

Ditambahkan pula, seragam yang lama sudah tidak diproduksi dan desain seragam Armani akan diperkenalkan April mendatang.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved