Riza Filmkan Hantu Makmum yang sudah Melegenda

Berawal dari cerita yang sudah melegenda itu, Riza Pahlevi lantas membuat film bergenre horor dengan judul Makmum.

Riza Filmkan Hantu Makmum yang sudah Melegenda
IST
Behind the scene dan beberapa adegan dalam film Makmum karya Riza Pahlevi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pernahkah anda mendengar kasak-kusuk cerita rakyat tentang hantu yang berdiri saat seseorang melakukan ibadah salat malam?

Berawal dari cerita yang sudah melegenda itu, Riza Pahlevi lantas membuat film bergenre horor dengan judul Makmum.

Film berdurasi 9.42 menit ini menceritakan tentang seorang perempuan yang mengalami kejadian-kejadian misterius di asrama tempat ia tinggal.

Lakon dalam film tersebut, merasakan ada sosok yang menjadi makmum saat ia tengah salat malam.

Sebagai Sutradara sekaligus eksekutif produser, Riza mengungkapkan bahwa dirinya memang penyuka film horor sejak dulu.

Menurutnya film horor di Indonesia lebih menyeramkan dari pada bikinan luar negeri.

Baca: Mengenal Burung Hantu Serak Jawa, Si Pengontrol Hama Tikus di Lahan Pertanian

Mungkin karena orang Indonesia lebih terbiasa melihat keseraman pocong dan kuntilanak dari pada hantu boneka Annabelle di film Insidious.

Bagi yang sudah menontonnya, pasti film ini akan sangat terekam di otak penikmatnya dan sangat ikonik.

Film yang sederhana ini dikemas sedemikan rupa dengan kengerian-kengerian khas horor Indonesia.

"Sebelum memproduksi film ini, saya melakukan riset ke ahli agama, serta mewancarai orang-orang yang pernah mengalami kejadian serupa. Sebenarnya hal ini masih pro-kontra di masyarakat. Dari apa yang saya dapat, mereka yang mengalami pun hanya sebatas merasakan namun tidak bisa melihat secara utuh," jelasnya, pekan lalu.

Dari hal tersebut, ia pun tertangan untuk membuat film pendek dengan genre yang jarang diangkat ini.

Agar maksimal, ia pun mengikutsertakan make up character artist untuk menghadirkan sosok hantu di film tersebut.

Selain itu, kekuatan film horor juga terletak di latar musiknya.

Baca: Warganet Ini Ungkapkan Alasan Mengapa Lingsir Wengi Bukan Lagu Pemanggil Hantu

Film yang diproduksi tahun 2015 ini akhirnya mengantarkan dirinya menjuarai berbagai kompetisi film bergengsi.

Film Makmum menyabet penghargaan Best Horror di HelloFest 2016, Direction Special Mention di The Crappy International Movies in Sueca (CIM-Sueca), Spanyol di tahun yang sama, dan Best Ideas Film and Audience's Favorit di Salatiga Film Festival 2017.

Serta masuk dalam serangkaian official selection di berbagai festival lainnya, termasuk salah satunya Bioskop Festival Kesenian Yogyakarta XXVII 2016.

"Film ini hanya sekedar hiburan semata. Namun bisa juga menyampaikan pesan pelajaran agama yang semakin berkurang di dunia yang serba modern ini. Misalnya di film ini diingatkan untuk tidak melupakan salat malam," ucapnya.

Baca: Keluarga Tak Kasat Mata Tayang di Bioskop Hari Ini - Sosok Hantu dan Kejadian Seram Ini Bakal Muncul

Bagi Riza, ini adalah film keduanya yang digarap secara serius. Sebagai pelengkap dalam pembuatan film Makmum.

Ia bahkan membuat edisi uji nyali di salah satu bangunan yang masih satu komplek dengan tempat yang ia gunakan untuk shooting film.

Ia merekam aktivitas dua orang temannya di sebuah lorong dengan hanya ditemani penerangan beberapa lilin. "Saat itu, tiba-tiba lilin-lilin meredup secara bergiliran, seperti ada yang lewat. Padahal di sana juga tidak ada angin," bebernya.

Melalui pengalaman-pengalamannya tersebut, ia berencana untuk membuat film horor lainnya.

"Sebenarnya terbesit rencana untuk membuat film dengan genre lain, komedi atau drama misalnya. Tapi tetap saja, jatuhnya tetap keluar ide untuk memasukan unsur horornya," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved