3 Keuntungan Persija Hadapi PSMS pada Semifinal Piala Presiden 2018

Persija Jakarta punya tiga keuntungan saat menghadapi agresivitas permainan PSMS Medan pada semifinal Piala Presiden 2018.

Editor: Hari Susmayanti
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Tiga pemain Persija Jakarta (kiri-kanan): Sandi Darma Suthe, Bambang Pamungkas, dan Marko Simic merayakan kemenangan mereka atas Mitra Kukar, pada babak perempat final Piala Presiden 2018, di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (04/02/2018) sore 

TRIBUNJOGJA.COM - Persija Jakarta punya tiga keuntungan saat menghadapi agresivitas permainan PSMS Medan pada semifinal Piala Presiden 2018.

Tim berjulukan Macan Kemayoran menantang PSMS Medanpada leg pertama di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (10/2/2018) malam ini WIB.

Persija Jakarta yang akan tampil dengan kekuatan penuh siap memberikan perlawanan sengit pasukan Djadjang Nurdjaman.

Terlebih, Persija kali ini bermain sebagai tim tamu dan mereka akan tampil di hadapan ribuan pendukung fanatiknya, The Jakmania.

Baca: Kurang Berani Keluar Sarang, Suporter Kritik Penampilan Kiper Arema

Seperti beberapa partai sebelumnya, jika Ismed Sofyan dkk bermain di Stadion Manahan, Solo, maka seluruh tribun berubah warna oranye.

Hal tersebut tak lepas dari militansi anak-anak The Jakmania, di mana mereka memilih untuk berangkat langsung dari Jakarta menuju Solo.

Selanjutnya, mengenai Stadion Manahan, Persija memiliki kisah manis terkait arena sepak bola terbesar di Kota Solo itu.

Layaknya markas kebesaran, bagi Persija, Stadion Manahan sudah dianggap sebagai rumah kedua setelah Jakarta. 

Bek senior Maman Abdurrahman pun setuju jika venue semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan begitu menguntungkan.

"Secara tidak langsung itu menguntungkan buat kami," kata Maman.

"Karena, kami sudah lebih tahu kondisi lapangan. Alhamdulillah sejauh ini, Manahan bersahabat dengan kami," tutur eks bek PSIS dan Persib ini.

Keuntungan selanjutnya, soal keunggulan kualitas skuat Persija yang sedikit di atas PSMS, tim promosi Liga 1 musim 2018.

Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman mengakui jika timnya kalah kualitas dari segala sisi, terutama dari materi pemain.

"Kami ini tim underdog. Dari semua sisi kami jelas kalah kualitas, apalagi mereka mempunyai pemain bagus," ujar Djadjang.

"Namun, kami tetap bermain penuh semangat. Kami tetap bermain seperti biasa, ngotot dan melepaskan semua beban," ucapnya menambahkan.

Partai kedua tim malam nanti diprediksi bakal berjalan sengit seiring ambisi menggebu untuk bisa merebut gelar pertama musim ini.

Baik Persija maupun PSMS belum sekali pun merengkuh trofi juara Piala Presiden sejak edisi pertama musim 2015. (*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved