Rektor Universitas Sanata Dharma : Indonesia Merindukan Gus Dur Muda

Perjuangan Gus Dur di semasa hidupnya sesuai dengan visi perjuangan Universitas Sanata Dharma.

Rektor Universitas Sanata Dharma : Indonesia Merindukan Gus Dur Muda
Tribun Jogja/ Tantowi Alwi
Rektor Universitas Sanata Dharma, Johannes Eka Priyatma, saat menyampaikan sambutan di acara Ziarah Budaya Sewindu Haul Gus Dur, Senin (5/2/2018) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ziarah Budaya Sewindu Haul Gus Dur digelar di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Senin (5/2/2018) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Sanata Dharma, Johannes Eka Priyatma, mengatakan acara ini merupakan sebuah kebahagiaan dan kebanggaan bagi Universitas Sanata Dharma, karena bisa terlibat di perayaan yang penuh makna ini.

"Sewindu Haul Gus Dur adalah peristiwa yang sangat penting bukan hanya bagi yang ada di sini tetap juga untuk yang mencintai Indonesia," kata Johannes dalam sambutannya.

Perjuangan Gus Dur di semasa hidupnya sesuai dengan visi perjuangan Universitas Sanata Dharma.

"Apa yang diperjuangkan Gus Dur, sesuai dengan visi Sanata Dharma yakni membuat masyarakat makin bermartabat, mempunyai rasa adil dan kemanusiaan," tuturnya.

Ditambahkan Johannes, saat ini kondisi sosial di Indonesia begitu mengkhawatirkan karena banyak elit hanya bermotif kekuasaan dan hanya berpikir untuk mengumpulkan uang.

"Gus Dur menunjukkan kepada kita semua, bahwa yang harus diperjuangkan adalah keadilan serta memperjuangkan bagi mereka yang miskin, kecil, dan tersingkir," ujarnya.

Johannes menambahkan Gus Dur tidak takut berdiri di paling depan untuk mencintai Indonesia demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi Gus Dur menjunjung tinggi martabat manusia adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi.

"Hari ini kita bersyukur karena kita mempunyai kesempatan emas sehingga bisa mengenal Bapak Bangsa yaitu Gus Dur, serta menularkan semangat perjuangan Gus Dur," tambahnya.

Lebih lanjut, Johannes mengatakan Indonesia merindukan Gus Dur muda di tengah kepentingan sempit, Gus Dur muda yang berani mengkritisi realitas sosial.

"Dalam suasana penuh kesadaran dan penuh kehangatan ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang jujur dan berani. Terimakasih atas kepercayaan kepada Sanata Dharma dan semoga Tuhan memberkati semua usaha kita," pungkasnya. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved