Lipsus

Pengurusan Cek Fisik Kendaraan Dimintai Uang?

Untuk pelayanan cek fisik kendaraan memang ada pungutan Rp20 ribu untuk kendaraan jenis sepeda motor.

Pengurusan Cek Fisik Kendaraan Dimintai Uang?
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - “Pakai uang pas saja.”

Kalimat tersebut keluar dari seorang petugas berpakaian rapi yang berdinas di Samsat Kota Yogyakarta.

Kalimat tersebut keluar sesaat setelah petugas tersebut menyerahkan formulir cek fisik kendaraan berikut memberikan stempel di formulir tersebut.

Ketika ditanya nominal yang harus dibayarkan, petugas menyebutkan angka Rp20 ribu dan kemudian memasukkannya ke dalam laci.

”Saya beberapa kali cek fisik selalu dikenai biaya. Dulu, saat saya bayar pajak mobil, saya bayar Rp15 ribu, ” kata Nuno (nama samaran), wajib pajak yang ditemui Tribunjogja.com, pekan lalu.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di Lingkungan Polri (Pengganti PP nomor 50 tahun 2010), cek fisik kendaraan sebenarnya tak dipungut biaya.

Namun dalam praktiknya, warga yang melakukan pengurusan cek fisik harus membayar kepada oknum petugas.

Dari penelusuran yang dilakukan di pelayanan Samsat Kota Yogyakarta, Bumijo, Jetis, untuk pelayanan cek fisik kendaraan memang ada pungutan Rp20 ribu untuk kendaraan jenis sepeda motor.

Pungutan tersebut dilakukan oleh petugas yanga ada di dalam ruangan.

Ketika petugas lapangan yang melakukan gesek nomor mesin dan nomor rangka, wajib pajak kemudian diminta untuk membawa “kliwir” atau kertas gesek untuk menuju ke ruang pengesahan identifikasi kendaraan bermotor.

Di ruangan itulah wajib pajak menyerahkan kertas kecil hasil gesek nomor rangka dan mesin itu untuk meminta formulir sekaligus pengesahan.

Nah pungutan yang diduga ilegal ini terjadi saat wajib pajak mengambil formulir hasil cek fisik dari petugas di ruangan ini. (*)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved