'Kucing, Ikan Asin dan Aku', Sajak Wiji Thukul Ini Mampu 'Tampar' Semua Orang Yang Tak Mau Berbagi

Dalam sajak tersebut berisikan ajakan berbagi meskipun hanya dengan seekor kucing.

'Kucing, Ikan Asin dan Aku', Sajak Wiji Thukul Ini Mampu 'Tampar' Semua Orang Yang Tak Mau Berbagi
Instagram Peduli Kucing Pasar
Peduli Kucing Pasar Jogja pun mengajak kepada semua netizen untuk mau berbagi meskipun hanya kepada seekor kucing melalui sajak tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah sajak karya penyair terkenal, Wiji Thukul yang menceritakan tentang 'Kucing, Ikan Asin dan Aku' ini dinilai mampu 'tampar' semua orang untuk mau bersedekah meskipun hanya sedikit.

Dalam sajak tersebut berisikan ajakan berbagi meskipun hanya dengan seekor kucing.

Sajak tersebut diunggah kembali oleh akun Instagram Peduli Kucing Pasar Jogja pada Sabru (3/2/2018).

Tentu saja selain ajakan untuk berbagi, Peduli Kucing Pasar Jogja juga menilai sajak tersebut juga untuk ajakan menyayangi binatang, terutama kucing.

Menurut Peduli Kucing Pasar Jogja tulisan Wiji Thukul tersebut sangat menarik.

Saat emosi telah meletup, mata hati masih mampu 'berbisik'.

Dalam tulisannya, Wiji Thukul mengungkapkan bahwa manusia dan kucing adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sama-sama menumpang hidup di bumi.

Baca: Tabel Sederhana Ini adalah Cara Paling Gampang dan Cepat untuk Mengetahui Berapa Umur Kucing

Manusia dan kucing sama-sama menghirup udara, menginjakan kaki di tanah dan dapat merasakan lapar serta haus.

Manusia dan kucing juga sama-sama akan meregang nyawa jika takdirnya telah tiba.

Halaman
12
Penulis: Hanin Fitria
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved