Gemari Sepakbola Sejak Kecil, Daniel Wenas Kini Malah Jadi Bintang Bola Basket
Sejak duduk di bangku kelas 3 SD, Wenas lebih cenderung suka bermain sepak bola.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Siapa sangka di balik ciamiknya permainan shooting guard Pelita Jaya, Daniel Wenas, di lapangan basket, pebasket kelahiran Jakarta ini sebelumnya menggemari olah raga sepakbola sejak masa kanak-kanak.
Pebasket yang sukses mengantar Pelita Jaya menjuarai Liga Basket Indonesia (IBL) 2017 ini menceritakan, sejak duduk di kelas 3 SD, Wenas lebih cenderung suka bermain sepak bola.
Namun saat itu, sang pelatih sepak bola menyuruhnya untuk ikut bermain basket dengan alasan tinggi badan yang dimiliki Wenas.
"Awalnya dulu saya main sepakbola, terus diajak sama pelatih untuk bermain basket karena mungkin tinggi badan saya yang memungkinkan untuk jadi pemain basket," kata Wenas kepada Tribun Jogja seusai melakoni laga IBL Seri VI di GOR UNY beberapa waktu yang lalu.
Setelah mencoba bermain olahraga basket, ternyata Wenas perlahan mulai mendalami olahraga ini dan terus mengasah bakatnya sejak Sekolah Dasar.
"Pertamanya main-main biasa sih di Kejurnas, lalu antar sekolah. Ya seneng aja sih nonton bola basket," kata Wenas.
Tak lama kemudian, ia bergabung dalam ekstrakurikuler basket dan akhirnya hal tersebut pun berlangsung hingga ia duduk di bangku SMA.
Anjuran sang pelatih ternyata benar, saat SMA ia mampu membawa tim sekolahnya menjadi juara nasional bola basket antar SMA se-Indonesia.
Kini nama Wenas pun akhirnya dikenal sebagai idola bola basket nasional, bukan hanya bermodal paras yang tampan, namun juga permainan yang menawan. (*)