Dandim Bantul: Bantul Adalah Rumah Kita, Harus Kita Jaga Bersama

Hal itu dikatakan, ketika menggelar kegiatan silaturahmi segenap komponen masyarakat di Gedung Pyramid, Sewon, Bantul, Sabtu (03/02/2018) siang.

Dandim Bantul: Bantul Adalah Rumah Kita, Harus Kita Jaga Bersama
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kapolres Bantul AKBP Sahat M Hasibuan, bersama Dandim Letkol Yuswanto dan segenap komponen masyarakat saat silaturahmi di Gedung Pyramid, Bantul, Sabtu (3/2/2018) siang. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komandan Kodim 0729/Bantul, Letnan Kolonel (inf) Yuswanto, memberikan ajakan kepada segenap komponen masyarakat untuk menjadikan Bantul sebagai rumah bersama bagi keberagaman.

Hal itu dikatakan, ketika menggelar kegiatan silaturahmi segenap komponen masyarakat di Gedung Pyramid, Sewon, Bantul, Sabtu (03/02/2018) siang.

"Bantul adalah rumah kita. Kalau sudah rumah kita, ya kita harus jaga, kita harus rawat. Kita harus bangga. Bagaimana memaknai kita bangga, kita hormat dan kita jaga," ujarnya.

Baca: Rekatkan Masyarakat, Polres dan Kodim Bantul, Gelar Silaturahmi Komponen Masyarakat

Ajang silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran anggota kodim 0729 Bantul, Kapolres Bantul AKBP Sahat M Hasibuan beserta semua jajaran, Ketua MUI Bantul, Abdul kholik Syifa dan segenap Ormas yang ada di wilayah Bantul.

Menurut Dandim, ajang silaturahmi ini merupakan penyatuan satu tekad dan satu visi antara dirinya sebagai prajurit dengan segenap masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bantul sebagai rumah bersama.

"Siapapun yang akan membuat onar di Bantul, maka bukan hanya saya, tapi kita semua yang akan berantas," ungkapnya.

Baca: Warga Keluhkan Trotoar Baru di Jalan Jendral Sudirman, Bantul Dipenuhi Baliho

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.

Ia beranggapan, negara Indoensia adalah negara besar dengan kekuatan rakyatnya yang bersatu.

Dari gugusan pulau-pulau dari sabang-sampai Merauke yang secara geologi terpisah, namun semuanya bisa disatukan.

Semua itu karena Pancasila dan didukung Bhinneka Tunggal Ika. Pusaka itu yang menurutnya harus dipegang teguh dan tetap dijaga.

"Tentu kita semua tidak mau Indonesia dianggap kecil. Oleh itu, mari kita jalin kekuatan, kita bersatu. kita duduk bersama disini, jangan ada dusta diantara kita," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved