Piala Presiden

Kekuatan Bali United Pincang Tanpa Irfan Bachdim, Tapi Masih Tetap Pede Menang

Irfan Bachdim tak akan memperkuat Bali United saat bersua Madura United pada babak 8 Besar Piala Presiden 2018

Kekuatan Bali United Pincang Tanpa Irfan Bachdim, Tapi Masih Tetap Pede Menang
net
Pemain Bali United Irfan Bachdim 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Irfan Bachdim tak akan memperkuat Bali United saat bersua Madura United pada babak 8 Besar Piala Presiden 2018, Sabtu (3/2/2018) mendatang di Stadion Manahan Solo.

Irfan Bachdim masih berkutat dengan cederanya. Meski begitu, Bali United tetap dianggap tim yang kuat.

Begitu diungkapkan Pelatih Madura United, Gomes De Olivera saat gelar jumpa pers pra pertandingan di Alana Hotel Solo, Karanganyar, Jumat (2/2/2018).

"Kami siap pada pertandingan ini. Bali United merupakan tim yang kuat ada maupun tak ada Irfan Bachdim," paparnya.

Menurutnya, pertandingan akan berjalan sengit untuk kedua tim.

Khusus untuk Bali United, Gomes memaparkan meski tak ada Irfan Bachdim, masih ada pemain-pemain lain yang membahayakan.

Semisal Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, van der Velden dan lain-lain yang harus mereka waspadai.

"Tak ada Bachdim tak membuat mereka menjadi lemah. Maka, kami akan tetap bermain maksimal," ungkap dia.

Ia pun menjelaskan, semua pemain fit dan siap diturunkan pada pertandingan ini.

Termasuk Raphael Maitimo, Fabiano Beltrame, hingga Cristian Gonzales.

"Mereka akan tampil fresh, tujuannya memenangkan Madura United dan jadi juara. Madura tim besar dan harus memenangkan trophy kejuaraan ini," katanya.

Senada, Pelatih Bali United Hans Peter Schaller pun mengaku meski Irfan Bachdim pemain yang bagus di squadnya, absennya Irfan tak menjadi masalah bagi tim.

Hans memaparkan, pertandingan besok melawan Madura United tak akan mudah.

"Kami tahu pemain kuat yang ada di sana, dan kami akan mematikan mereka. Ini bukan pertandingan mudah tapi kami ingin menang jadi kami akan melakukan semaksimal mungkin," ungkapnya.

Dirinya pun mengaku akan menerapkan strategi menyerang saat melawan Madura United. Menurutnya strategi tersebut telah menjadi filosofi permainan Bali United.

"Coach Widodo Cahyono Putro ingin bermain menyerang. Dan kami akan melakukan itu termasuk lawan Madura United," ungkap dia.

Disinggung terkait lini belakang Bali United yang sudah kebobolan 6 gol pada Piala Presiden 2018, ia mengatakan akan memaksimalkan lini belakang Bali United.

"Kami coba semaksimal mungkin, tetapi memang kesalahan selalu akan ada. Kami akan meminimalisir hal itu," katanya. (Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved