Sejumlah Masalah Ini Sempat Jadi Perdebatan Seru di Acara Mata Najwa Rabu Malam

Sejumlah persoalan tentang kasus korupsi E-KTP dikupas oleh pembawa acara Najwa Shihab.

Sejumlah Masalah Ini Sempat Jadi Perdebatan Seru di Acara Mata Najwa Rabu Malam
ist/youtube
Mata Najwa Trans7, Rabu (31/1/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Acara Mata Najwa yang tayang Rabu (31/1/2018) malam, mengangkat persoalan kasus korupsi E-KTP dengan tema 'Drama Baru Setya Novanto'.

Lima narasumber diundang ke acara tersebut, yakni Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) Mahfud MD, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, juru bicara KPK Febri Diansyah, mantan Ketua DPR Marzuki Alie, peneliti ICW Tama S, serta kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya.

Sejumlah persoalan tentang kasus korupsi E-KTP dikupas oleh pembawa acara Najwa Shihab.

Yang pertama adalah soal munculnya nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di pusaran kasus tersebut.

Fahri mengatakan, dirinya tidak kaget jika nama SBY muncul, karena proyek E-KTP dimulai saat ayah Agus Yudhoyono itu menjabat sebagai Presiden.

"Biasanya eksekutif yang jalankan program dengan legislatif di DPR. Pasti memesan pada legislatifnya agar mendukung pemerintah. Itu adalah legal dan memang seharusnya demikian," kata Fahri di awal-awal diskusi.

Mahfud MD pun mengungkapkan bahwa munculnya nama SBY belum tentu menunjukkan bahwa Ketua Partai Demokrat itu bersalah.

"Semua orang merasa sudah melapor SBY, tapi belum tentu SBY terlibat. Tetapi kesaksian Mirwan Amir di pengadilan meyakinkan kita lagi bahwa korupsi itu memang benar-benar ada. Sejak awal dia sudah menangkap itu dan melapor ke pak SBY. Pak SBY ada ribuan masalah jadi mungkin iyakan saja secara prosedural. Saya kira itu bukan pidana," papar Mahfud di acara tersebut.

Pembahasan yang tak kalah panas adalah soal Nazarudin yang justru terbebas dari kasus E-KTP dan juga hilangnya sejumlah nama dari kasus tersebut.

Fahri mempertanyakan mengapa Nazarudin justru aman dan akan segera bebas dari penjara.

Halaman
123
Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved