Gerhana Bulan Total 2018

Salat Sunah Gerhana Khusus Jamaah Putri dan Sendirian, Bagaimana Ketentuan Khutbahnya?

Salat gerhana bulan lebih utama dilakukan secara berjamaah di masjid, tetapi dapat pula sendirian.

Salat Sunah Gerhana Khusus Jamaah Putri dan Sendirian, Bagaimana Ketentuan Khutbahnya?
Kicknews.today
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Melaksanakan salat sunah gerhana adalah salah satu amalan utama saat gerhana terjadi.

Begitu pula dengan peristiwa gerhana bulan total, Rabu (31/1/2018) malam, masyarakat juga dianjurkan untuk melaksanakan salat gerhana.

Salat gerhana bulan lebih utama dilakukan secara berjamaah di masjid, tetapi dapat pula sendirian.

Adapun niat salat gerhana adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Lafadz niat salat gerhana bulan sebagai imam:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْخُسُوْفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini imaaman lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala."

Halaman
123
Penulis: say
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved