Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Perusakan Rumah di Mantrijeron

Adapun penetapan ketujuh tersangka ini berkaitan dengan kasus perusakan sebuah rumah di Mantrijeron pada hari Senin, (29/1/2018) malam.

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Perusakan Rumah di Mantrijeron
TRIBUNJOGJA.COM/ Pradito Rida
28 pelaku perusakan sebuah rumah di Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Nampak rombongan tersebut tengah berdiri membelakangi barang bukti yang diamankan oleh petugas Polresta Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 7 orang tersangka sudah ditetapkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta.

Adapun penetapan ketujuh tersangka ini berkaitan dengan kasus perusakan sebuah rumah di Mantrijeron pada hari Senin, (29/1/2018) malam.

Diketahui pula, bahwa ketujuh tersangka ini beberapa diantaranya telah mendekam di tahanan Polresta Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Tommy Wibisono, SIK mengatakan bahwa setelah dilakukan pengembangan dari 28 orang yang diamankan pada Senin Kemarin, pihaknya telah menetapkan tersangka dan akan dilakukan proses lebih lanjutt.

"Untuk tersangka kasus yang kemarin sudah ditetapkan," katanya, Rabu (31/1/2018).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol M. Kasim Akbar Bantilan, SIK,. MM, mengatakan bahwa pihaknya memang suda menetapkan tersangka terkait kasus perusakan sebuah rumah yang terjadi hari Senin.

Baca: Tindaklanjuti Penangkapan 28 Pelajar Perusak Rumah Warga, Polisi Lakukan Razia di SMA Mutu

Menurutnya, beberapa tersangka diketahui sudah masuk kategori dewasa sedangan lainnya masih dibawah umur.

"Tersangkanya ada 7 orang, yang dewasa ada 2. Terus yang 2 ditahan di sini (tahanan Polresta Yogyakarta) dan yang 5 ada di RSPA Sleman (Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak)," ujarnya.

Lebih lanjut, ketujuh tersangka memiliki peran dalam aksi yang yang dilakukan pada Senin malam kemarin.

Ke-7 tersangka juga didapati dalam pengaruh minuman keras saat melakukan perusakan dan juga sempat menganiaya korban saat peristiwa tersebut.

"Perannya macam-macam, ada yang melempar batu, menabrak, mukul, dan lain-lainnya," ucapnya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, pihaknya tetap melanjutkan proses hukum kepada tujuh tersangka ini.

Menurutnya, ketujuh tersangka diancam dengan pasal 170 KUHP dan pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Penulis: rid
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved