Viral Medsos
Bawa Banyak Kondom, Wanita Malaysia Ini Mengaku Dicekal Petugas di Bandara Adisutjipto
Ia dicekal petugas imigrasi karena membawa sejumlah kondom, telur asin, serunding ayam dan batik khas Trengganu.
Penulis: say | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Seorang wanita asal Shah Alam, Malaysia, menceritakan kejadian tak menyenangkan yang ia alami di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.
Ia dicekal petugas imigrasi karena membawa sejumlah kondom, telur asin, serunding ayam dan batik khas Trengganu.
Dalam sebuah postingan yang dibuat pada Minggu (14/1/2018), Maryam Lee mengungkapkan, kejadian itu terjadi pada 31 Desember 2017.
Saat itu, ia ingin merayakan tahun baru bersama teman-temannya di Yogyakarta.
Namun saat tiba di bandara, petugas justru menatap tajam padanya.
Maryam sampai harus diperiksa di ruangan khusus oleh petugas wanita, karena membawa kondom.
"Dalam ruangan bagasi yang sama, pegawai imigrasi menemukan beberapa kondom yang belum dibuka. Aku tenang saja karena aku tahu aku tidak melakukan salah apa-apa, dan tidak melakukan hal yang melanggar undang-undang," ungkap Maryam seperti dikutip dari postingannya.
"Ketika ditanya berkali-kali oleh pegawai imigrasi, kenapa ada kondom di dalam tas, apa yang harus aku jawab selain; Apa lagi kegunaan kondom, Pak? Masa digunakan untuk cuci baju," lanjutnya.
Setelah itu, Maryam diminta masuk ke sebuah ruangan untuk diperiksa.
Sebenarnya Maryam sudah mengatakan pada petugas, dirinya akan memberikan kondom itu pada pekerja seks komersial, karena ia merupakan seorang aktivis feminis.
Namun, ia justru diperiksa secara lebih detail oleh petugas, karena dicurigai membawa barang-barang terlarang.
Maryam mengaku kecewa dengan apa yang menimpanya.
Dilansir Mynewshub, selain merupakan aktivis feminis, Maryam juga seorang aktivis politik dan pendukung kampanye #UndiRosak.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wanita-malaysia-ini-mengaku-dicekal-petugas-di-bandara-adi-sucipto_20180131_172718.jpg)