Menjelajah Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta, Mulai dari Onderdil Bekas Hingga Pakaian Bekas

Pasar Klithikan masih memesona bagi para pecinta barang bekas untuk berbelanja.

Menjelajah Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta, Mulai dari Onderdil Bekas Hingga Pakaian Bekas
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar Klithikan Pakuncen memang dikenal sebagai surganya barang bekas di Yogyakarta.

Meski kini sudah terpecah di berbagai tempat yang juga menjajakan barang bekas, nampaknya Pasar Klithikan masih memesona bagi para pecinta barang bekas untuk berbelanja.

Pasar Klithikan sendiri memang menyediakan berbagai barang bekas mulai dari onderdil motor dan mobil hingga pakaian bekas juga tersedia di pasar Ini.

"Nggak hanya barang bekas tapi barang lawas juga ada disini," ujar Hadi, satu di antara penjual onderdil bekas di pasar ini.

Pasar ini awalnya hanyalah menjajakan berbagi barang bekas namun seiring bertambahnya jumlah pedagang dan meningkatnya pengunjung membuat pasar ini tak hanya dipenuhi dengan lapak barang bekas.

Pasar Klithikan sendiri memiliki beberapa los yang menjajakan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Mulai dari onderdil, barang bekas, hingga kebutuhan fashion seperti sepatu, pakaian dan sebagainya.

Di lantai dua tersedia bilik-bilik yang menjajakan handphone bekas, mulai dari handphone model lama hingga terbaru tersedia di lantai ini.

Tempat ini juga bisa membeli handphone kita jika kita sudah bosan dan ingin berganti handphone.

Sementara itu di lantai bawah terdapat beberapa kios yang menawarkan jasa reparasi elektronik termasuk handphone ataupun tablet.

Menuju ke belakang kita akan semakin dimanjakan dengan berbagai kebutuhan motor kita, mulai dari helm, aksesoris hingga onderdil motor lawas dijual di sini.

Bergeser sedikit ke sebelah utara terdapat pula beberapa los yang menyediakan kebutuhan fashion seperti jam tangan, baju bekas hingga sepatu bekas.

Menuju ke belakang terdapat jejeran kios yang menjajakan pakaian.

"Sekarang juga sudah banyak yang menjajakan barang baru, jadi nggak hanya bekas saja," lanjutnya kepada tribunjogja.com. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved