Anggota Taliban Masukkan Bom di Pakaian Bayi untuk Menimbulkan Teror

Mereka diduga berencana untuk melakukan teror, di sebuah aksi yang akan berlangsung di kota Kunduz.

Anggota Taliban Masukkan Bom di Pakaian Bayi untuk Menimbulkan Teror
Memri JJTM
Anggota Taliban memasukkan bom di pakaian bayi untuk menimbulkan teror. 

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota gerakan Taliban diduga sengaja menyembunyikan bom di pakaian bayi berusia empat bulan, untuk menimbulkan teror di kota Kunduz, Afghanistan.

Beruntungnya, aksi tersebut dapat dihentikan polisi dan para pelaku segera ditangkap.

Sebagaimana TribunJogja.com kutip dari The Metro, bahan peledak itu ditempatkan secara hati-hati di sekitar tubuh bayi perempuan tersebut oleh para pelaku.

Mereka diduga berencana untuk melakukan teror, di sebuah aksi yang akan berlangsung di kota Kunduz.

Pelaku yang terdiri dari empat pria dan satu wanita kemudian ditangkap saat memasuki kota tersebut.

Setelah pelaku ditangkap, Sowita Abulrahizai, wakil ketua Komisi Hak Asasi Manusia Independen Afghanistan angkat bicara soal itu.

Ia mengutuk keras apa yang dilakukan anggota Taliban tersebut.

"Menggunakan anak-anak dalam konflik bersenjata adalah tindakan yang paling brutal dan kejam di masyarakat, karena tindakan semacam itu dilarang oleh syariah Islam dan hukum yang berlaku di negara ini," tegas Sowita.

Penangkapan tersebut menyusul sebuah serangan di Intercontinental Hotel di Kabul pekan lalu.

Empat pria bersenjata menyerbu hotel bintang lima tersebut, sehingga menyebabkan beberapa orang tewas. (*)

Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved