Amsterdam Gempar, Pemuda Maroko Ditembak Mati
Seorang pria berkupluk menembak mati imigran asal Maroko di sebuah permukiman di kota turis Amsterdam, Belanda.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, AMSTERDAM - Seorang pria berkupluk menembak mati imigran asal Maroko di sebuah permukiman di kota turis Amsterdam, Belanda.
Penembakan terjadi Jumat (26/1/2018) malam atau Sabtu (27/1/2018) pagi WIB. Insiden maut terjadi di luar sebuah pusat kegiatan pemuda di Grote Wittenburgerstraat.
Korban bernama Mohammad B, usia 17 tahun, diketahui mengikuti kelas tinju di lokasi tersebut. Pelaku penembakan kabur dan masoh dalam pencarian petugas yang segera berdatangan.
Seorang pekerja dikutip dari kabar yang diwartakan The Telegraph, di lokasi juga terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Juru bicara polisi Amsterdam Leo Dortland membenarkan ada satu korban tewas di aksi penembakan ini.
"Satu tewas, dua luka. Korban sudah dibawa ke rumah sakit," kata Leo.
"Indikasi jelas ini kriminal, bukan serangan teror," lanjutnya.
Grote Wittenburgerstraat merupakan kawasan hunian di pusat kota Amsterdam. Letaknya sekitar satu mil dari kawasan yang banyak dikunjungi turis dari seantero dunia.
Beberapa jalan di Amsterdam ditutup. Pencarian besar-besaran sedang dilakukan guna melumluhkan pria bersenjata api yang dinyatakan berbahaya.
Secara umum, situasi di kota lama Belanda ini relatif aman. Petugas menerjunkan pasukan khusus kepolisian mengantisipasi efek insiden melibatkan korban imigran dari Afrika utara ini. (DailyMail/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemuda-maroko-ditembak-mati-di-amsterdam_20180127_080536.jpg)