25 Lulusan Sekolah Kuliner BMD Diharapkan Dapat Terserap di Dunia Kerja

Program Profesi Chef mengajarkan cooking method, hotel knowledge, culinary art, bartending & juggling dan materi pelatihan lainnya.

25 Lulusan Sekolah Kuliner BMD Diharapkan Dapat Terserap di Dunia Kerja
istimewa
Siswa (kanan) Sekolah Kuliner BMD saat mengikuti prosesi wisuda Program Profesi Chef. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sekolah Kuliner Budi Mulia Dua Yogyakarta gelar wisuda Program Profesi Chef, Rabu (24/1/2018).

Wisuda ini diikuti oleh sebanyak 25 wisudawan - wisudawati Program Profesi Chef Tahun Ajaran 2016/2017.

Program Profesi Chef ini dilaksanakan intensif selama satu tahun yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan mendalam bagi siswa dalam hal ilmu dan seni kuliner dengan metode "hands on cooking"

Pada Program Profesi Chef ini siswa diajarkan untuk berekplorasi membuat berbagai masakan Oriental maupun Continental.

Humas Sekolah Kuliner LKP BMD Titrin menuturkan, metode pembelajaran pada sekolah kuliner ini siswa mendapat materi teori selama 3, praktik selama 3 bulan, dan 3-6 bulan berikutnya digunakan untuk on the job training.

"Jadi pembelajaran lengkap dari teori dasar, pengetahuannya sampai ke praktik. Kurikulum sudah kita susun jadi siswa kalau mau berwirausaha sendiri bisa ataupun kerja di dunia industri juga sudah siap," paparnya kepada Tribunjogja.com

Pada Program Profesi Chef ini, siswa diajarkan mengenai cooking method, hotel knowledge, culinary art, bartending & juggling dan materi pelatihan lainnya.

Untuk lulus dari Profesi Chef Sekolah Kuliner BMD ini, siswa harus menjalani serangkaian ujian.

Seperti ujian kompetensi, On the Job Training atau magang seperti di hotel, restaurant, rumah sakit, catering dan bakery selama 3 - 6 bulan dan mengumpulkan laporan magangnya.

"Untuk mengasah keterampilan mereka dengan magang itu, jadi keterampilan mereka lebih terasah lagi," kata Titrin.

Titrin berharap, setelah lulus dari Sekolah Kuliner BMD ini, wisudawan - wisudawati dapat terserap di dunia kerja ataupun dapat membuka lapangan kerja sendiri.

"Mereka bisa terserap di dunia kerja dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Di sini mereka memang disiapkan dari materinya sudah merencakan usaha kuliner dan sudah ada pembelajarannya," imbuhnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved