Timnas Balap Sepeda Incar Emas di Nomor Sprint
Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) pun mencanangkan target juara di pesta olahraga terbesar se-Asia ini.
Penulis: ang | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Tim Nasional balap sepeda terus menggenjot atlet untuk menghadapi gelaran Asian Games 2018 di Jakarta, Agustus nanti.
Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) pun mencanangkan target juara di pesta olahraga terbesar se-Asia ini.
Pematangan tim sudah dilakukan sejak jauh hari, bahkan dimulai dengan Pelatnas SEA Games 2017 lalu.
Manajer Timnas Balap Sepeda, Budi Saputro mengatakan saat ini sebanyak sembilan atlet dan empat pelatih sudah dikirim untuk menjalani training camp (TC) di Malaysia.
Tidak hanya TC, tim juga akan mengikuti Asian Cycling Championship pada Februari ini.
“Kita memulai program latihan mulai Oktober 2016 (pra-SEA Games) untuk BMX dan track yang saat ini sudah dikirim ke Malaysia. Untuk MTB tinggal melanjutkan pelatnas SEA Games,” ungkapnya ditemui usai pelantikan Pengda ISSI DIY di Hotel Royal Ambarukmo, Selasa (21/1/2018) malam.
Menurutnya Asian Cycling Championship ini akan menjadi tolok ukur even level Asia. Sekaligus untuk menguji dan melihat kekuatan tim dari negara lain.
“Pesaing kita ada dari Jepang, Korea, Malaysia, Hongkong, dan China Taipe. Selain ACC (Asian Cycling Championship), kita akan menggelar test event untuk Asian Games sekaligus untuk menjajaki vanue di Indonesia dan tentu akan diikuti negara peserta,” katanya.
Ditanya terkait target di Asian Games, Budi menjelaskan pihaknya sudah memasang target emas untuk semua nomor.
Namun yang paling istimewa adalah target emas yang dipasang untuk nomor sprint putri.
Hal ini lantaran ISSI akan menampilkan atlet potensial untuk nomor ini dan diharapkan mampu mencapai target itu.
“Di sprint putri kita ada Elga Kharisma yang notabene-nya merupakan atlet BMX. Namun secara mengejutkan dia bisa meraih emas di PON lalu (Jabar) dan progress dia di nomor ini cukup bagus. Sehingga jika kita bisa meraih perak saja, sudah sangat luar biasa. Apalagi jika sampai dapat emas, tentu sangat mengejutkan,” paparnya.
Sementara itu, Ketua PB ISSI, Raja Sapta Oktohari dalam kesempatan tersebut menyampaikan untuk mendulang prestasi harus dimulai dengan pembinaan yang bagus di level pengprov atau pengda.
Sehingga ia selalu menekan pentingnya pembinaan di atas urusan adminitrasi kepengurusan itu sendiri.
“Kami harapkan semua pengurus di daerah bisa fokus pada pembinaan prestasi atletnya. Demikian juga dengan Pengda ISSI DIY, apalagi banyak atlet sepeda yang bagus hingga level internasional berasal dan dibina di Yogya. Pengurus baru (Pengda ISSI DIY) diharapkan mampu mewujudkan ini,” ungkapnya.
Adapun kepengurusan Pengda ISSI DIY untuk periode 2017-2021 dipegang oleh Wawan Harmawan.
Wawan terpilih lewat musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) di KONI DIY pada Oktober 2017 setelah sebelumnya Pengda ISSI DIY tak memiliki ketua definitif. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/balap-sepeda-gunung_20160601_162920.jpg)