Wakil Walikota Yogyakarta Sebut Halte di atas Trotoar untuk Kepentingan Umum

Heroe menambahkan halte masih dimungkinkan ditempatkan di atas trotoar.

Wakil Walikota Yogyakarta Sebut Halte di atas Trotoar untuk Kepentingan Umum
Facebook Ombudsman RI DIY
Foto yang diunggah oleh akun facebook Ombudsman RI Perwakilan DI.Yogyakarta ini memperlihatkan fasilitas publik untuk difabel yang tidak tepat, Senin (23/10/2017). Terlihat jalan untuk masuk ke Halte KHA Dahlan 1, Jl. KHA Dahlan, Kota Yogyakarta terhalangi pembatas pohon pada bahu jalan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa soal penempatan halte Trans Jogja merupakan wewenang dari Dinas Perhubungan DIY, sementara trotoar masuk dalam ranah Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (PU PKP) Kota Yogyakarta.

"Pada prinsipnya, kalau itu menyangkut halte memang dimungkinkan ada di trotoar karena itu untuk kepentingan umum apalagi itu Trans Jogja butuh tangga (halte) yang tinggi," ujarnya pada Tribun, Selasa (23/1/2018).

Baca: Halte Trans Jogja di Trotoar Tidak Mengganggu

Heroe menambahkan halte masih dimungkinkan ditempatkan di atas trotoar.

Namun demikian, ada hal yang menurutnya perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait.

"Setiap trotoar ada guiding block untuk teman-teman difabel. Kalau ada penempatan halte di trotoar, jangan sampai menutupi guiding block, dan boleh menutup akses pejalan kaki," tegasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved