Dosen FK UII: 50 Persen Penderita HIV/AIDS Karena Homoseksual

Menurutnya, kasus HIV/AIDS sudah mencapai angka 48.000 khusus untuk kasus yang baru.

Dosen FK UII: 50 Persen Penderita HIV/AIDS Karena Homoseksual
tribunjogja/tantowi alwi
Nandang Sutrisno, Rektor UII (tengah) saat pernyataan sikap di Rumah Makan Padang Sederhana Jalan Kaliurang KM 5,6, Senin (22/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rosmelia, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) mengatakan bahwa Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) merupakan gaya hidup yang potensial menyebarkan infeksi penyakit HIV/AIDS.

Menurutnya, kasus HIV/AIDS sudah mencapai angka 48.000 khusus untuk kasus yang baru.

Kemudian, Rosmelia menuturkan saat ini ada 600.000 orang yang terjangkit HIV/AIDS.

"50 persen dikarenakan homoseksual," kata Rosmelia.

Dari angka tersebut, hanya sekitar 13% persen yang berhasil diobati.

"Gaya hidup homoseksual merupakan jalur yang paling memudahkan inveksi HIV/AIDS masuk," ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa beban pemerintah semakin besar, ada sekitar 100 juta dollar untuk penanggulangan HIV/AIDS, sehingga diharapkan angka tersebut turun untuk penanggulangan HIV dan mengurangi beban pemerintah.

"HIV/AIDS ibu ke anak, angkanya juga bertambah besar setiap tahun, sehingga menjadi suatu ancaman bagi kelangsungan generasi muda di Indonesia," kata Rosmelia.

Kemudian, ia menuturkan bahwa kasus terbanyak dialami oleh usia yang produktif, yang sedang memasuki dunia kerja.

"Perlu dilakukan pendampingan LGBT seperti Yayasan Peduli Sahabat. Dan cukup banyak yang sudah berhasil dikembalikan ke fitrahnya," ujarnya. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved